Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Brazil terbuka menjadi tuan rumah pangkalan militer AS
  • Jumat, 04 Januari 2019 — 12:31
  • 441x views

Brazil terbuka menjadi tuan rumah pangkalan militer AS

Presiden baru Brazil Jair Bolsonaro, mengatakan akan membuka kemungkinan Amerika Serikat mengoperasikan pangkalan militer di negaranya.
Ilustrasi, pixabay.com

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sao Paulo, Jubi - Presiden baru Brazil Jair Bolsonaro, mengatakan akan membuka kemungkinan Amerika Serikat mengoperasikan pangkalan militer di negaranya. Komentar Bolsonaro itu suatu langkah yang akan membentuk perubahan tajam dalam arah kebijakan luar negeri Brazil.

Bolsonaro, yang naik ke tampuk kekuasaan belum ada sepekan itu mengatakan dukungan Rusia bagi "kediktatoran" Presiden Venezuela, Nicolas Maduro sebagai negara tetangganya yang telah meningkatkan ketegangan dan perkembangan yang mencemaskan di kawasan itu .

Kepastian sikap mengizinkan kehadiran militer AS di Brazil, disampaikan ketika ditanya oleh jejaring SBT TV dalam wawancara.

"Bergantung pada apa yang terjadi di dunia, siapa yang tahu kalau kita tidak akan butuh untuk membahas hal tersebut di masa depan," kata Bolsonaro.

Ia menegaskan Brazil mengupayakan "supremasi di Amerika Serlatan." Pemimpin kanan-jauh itu mengubah kebijakan luar negeri yang Brazil telah lama terapkan. Partai Pekerja yang beraliran kiri dan berkuasa sebelumnya menekankan hubungan Selatan-Selatan dan kadangkala tak sejalan dengan Amerika Serikat di panggung internasional.

Bolsonaro, 63 tahun, adalah mantan kapten angkatan darat dan pengagum kediktatoran militer Brazil tahun 1964 dan 1985 dan Presiden AS Donald Trump. Tak lama setelah dilantik, ia dengan cepat memperdalam hubungan dengan AS dan Israel.

Penasehat keamanan nasional Bolsonaro, Jenderal (Purn) Augusto Heleno, membenarkan presiden itu ingin memindahkan kedutaan besar Brazil ke Jerusalem, tetapi hal itu belum dapat segera dilakukan karena masih terkendala pertimbangan logistik.

Ia tak memberikan penjelasan lebih jauh. Tetapi sektor pertanian yang kuat negara itu menentang kebijakan pemindahan dari Tel Aviv dan membuat marah negara-negara Arab yang membeli daging berlabel halal senilai miliaran dolar dari Brazil tiap tahun. (*) 

loading...

Sebelumnya

Ledakan apartemen di Rusia tewaskan 37 orang

Selanjutnya

Pertempuran antar faksi pemberontak Suriah terus terjadi

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe