Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Kapolda: Tidak ada perompak di perairan Raja Ampat
  • Jumat, 04 Januari 2019 — 18:38
  • 816x views

Kapolda: Tidak ada perompak di perairan Raja Ampat

Kapolda Papua Barat Brigjen Rudolf Albert Rodja kepada Jubi di Manokwari meminta publik tak cepat percaya dengan informasi yang beredar di media sosial, sebelum ada rilis resmi dari institusi yang berwenang.
Kapolda Papua Barat, Brigjen Rudolf Albert Rodja pastikan wilayah perairan Raja Ampat aman dan bebas dari aksi kriminal perompak. Publik jangan percaya informasi sepihak yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Informasi tentang adanya aksi pencurian speedboat yang merupakan sarana penunjang pariwisata di Raja Ampat, masih didalami oleh Kepolisian untuk dipastikan kebenarannya.

Kapolda Papua Barat Brigjen Rudolf Albert Rodja kepada Jubi di Manokwari meminta publik tak cepat percaya dengan informasi yang beredar di media sosial, sebelum ada rilis resmi dari institusi yang berwenang.

"Sampai saat ini Kapolres Raja Ampat dan jajarannya masih mendalami siapa penyebar informasi tersebut. Kapolres juga sudah ke TKP yang disebut, namun nomor kontak yang pertama kali menyebar informasi itu sudah tidak aktif saat dihubungi. Saya sudah terima laporannya namun belum pasti karena yang sebar kabar itu tidak jelas sehingga masih diverifikasi kebenarannya,” ujar Rodja, Jumat (4/1/2019).

Dikatakan Rodja, selama ini akses dan upaya pengamanan memang diberikan secara khusus oleh Polda Papua Barat di wilayah perairan Raja Ampat yang menjadi destinasi wisata Internasional. Sehingga sangat kecil kemungkinan aksi kriminal laut yang dilakukan oleh perompak seperti yang disebar.

"Kalau ada wisatawan manca negara yang kecurian di sana, pasti suaranya dengan cepat terdengar di Negara asalnya, bahwa di Raja Ampat yang menjadi destinasi wisata dunia itu tidak aman. Hal-hal seperti inilah jadi tanggungjawab kita bersama dengan masyarakat dan penegak hukum lainnya untuk memberikan wisatawan itu aman dan nyaman dalam berwisata,” ujar Rodja.

Sebelumnya, telah beredar informasi tentang aksi pencurian speedboat di kawasan perairan Sorong dan Raja Ampat sepekan terakhir. Sumber anonim yang masih diburu Polisi ini juga menyatakan bahwa tiga operator kapal rekreasi menderita kerugian akibat kecurian speedboat milik mereka yang digunakan untuk melayani wisatawan.

Dia menyebut ada perompak yang memotong tali pengikat speedboat pada kapal, bahkan yang terbaru yaitu kapal Pearl of Papua kehilangan dua body speedboat dengan tiga mesin tempel 40 PK. (*)

loading...

Sebelumnya

Edarkan Miras, pemilik Bintang Jaya terancam diusir dari Manokwari

Selanjutnya

Bupati Manokwari laporkan ke polisi pencatut dan penyebar video hoaks

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe