Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Hujan es di Lanny Jaya, Pemkab: Ini berbeda dengan tahun lalu
  • Minggu, 06 Januari 2019 — 17:25
  • 343x views

Hujan es di Lanny Jaya, Pemkab: Ini berbeda dengan tahun lalu

“Ini hanya hujan es sehingga tidak ada korban jiwa, berbeda dengan embun salju seperti di Kuyawage beberapa tahun lalu, sehingga mengakibatkan masyarakat kedinginan (hypotermia) dan menimbulkan korban jiwa,” katanya, Minggu (6/1/2019).
Hujan es yang terjadi di Kabupaten Lanny Jaya sekitar tanggal 4 Januari 2019-Jubi/Istimewa

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wamena, Jubi – Hujan es memang terjadi di kabupaten Lanny Jaya, Papua pada Jumat (4/1/2019) di sekitar distrik Makki dan Beam. Namun hal ini berbeda dengan embun salju yang pernah terjadi di Distrik Kuyawage pada 2016.

Sekretaris daerah Lanny Jaya, Christian Sohilait saat dihubungi mengatakan, hujan es yang terjadi berupa gumpalan-gumpalan sebesar kelereng dan bahkan ada yang lebih besar dari kelereng.

“Ini hanya hujan es sehingga tidak ada korban jiwa, berbeda dengan embun salju seperti di Kuyawage beberapa tahun lalu, sehingga mengakibatkan masyarakat kedinginan (hypotermia) dan menimbulkan korban jiwa,” katanya, Minggu (6/1/2019).

Menurut dia, kejadian (hujan es) itu disertai dengan angin kencang sehinga beberapa pohon tumbang dan merusak kebun warga yang ada. Karena itu, dirinya telah memerintahkan dua kepala distrik di daerah tersebut mengecek kepastiannya, mesipun hanya hujan es biasa.

“Besok (Senin) setelah apel pagi saya bersama asisten dan BPBD Lanny Jaya akan pergi lihat kondisi di lapangan langsung. Sampai sekarang tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian banyak warga juga yang memegang es tersebut,” katanya.

Sementara, seorang warga di lokasi, Jim Jikwa mengatakan, hujan es yang terjadi di kampung Oragi Kabupaten Lanny Jaya mengakibatkan terjadinya kelaparan karena semua tanaman mati.

"Kejadian tersebut terjadi lagi beberapa hari lalu, kami takutkan kejadian tahun lalu terulang. Karena semua tanaman mati akibat udara dingin dan hujan es, masyarakat mengonsumsi hujan es," kata Jim.

Ia mengatakan untuk tahun ini pemerintah harus mengantisipasi agar kejadian tahun lalu tidak terulang di masyarakat karena banyak yang kelaparan.

"Sampai saat ini kami belum bisa pastikan dampak yang akan terjadi setelah hujan es tersebut, namun kami masih pantau terus takutnya hujan es akan berlanjut," katanya.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kepala BMKG stasiun Wamena, Suhabari mengungkapkan jika terjadinya hujan es ini biasanya dipengaruhi pertumbuhan awan comulunimbus.

“Kejadian hujan es ini juga biasanya disebabkan kelembapan yang tinggi, temperatur rendah ditambah pertumbuhan awan comulunimbus dan posisi mendekati panca roba dan hujan yang sedang lebat-lebatnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, hingga kini memang belum ada radar cuaca di Lanny Jaya, sehingga pantauan dilakukan hanya dari lokal area Wamena, dimana faktornya dipengaruhi hujan lokal di area tersebut. (*)

 

 

loading...

Sebelumnya

Sepuluh orang pekerja seks di Wamena akhirnya dipulangkan

Selanjutnya

Tim kemanusiaan Provinsi Papua mulai terjun ke Nduga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe