Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Pemkot Jayapura bergerak cepat pasca banjir dan tanah longsor
  • Minggu, 06 Januari 2019 — 19:58
  • 258x views

Pemkot Jayapura bergerak cepat pasca banjir dan tanah longsor

"Saya sudah memerintahkan pihak Dinas Sosial dan Satpol PP untuk melakukan relokasi kepada masyarakat yang terkena dampak banjir dan tanah longsor tersebut.," kata BTM.
Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano saat melakukan peninjauan longsor di Kotaraja dalam - Jubi/Roy Ratumakin.

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat dengan bencana alam yang terjadi di Kota Jayapura seperti bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi dibeberapa wilayah yang ada di Kota Jayapura.

"Saya sudah memerintahkan pihak Dinas Sosial dan Satpol PP untuk melakukan relokasi kepada masyarakat yang terkena dampak banjir dan tanah longsor tersebut. Saya berharap masyarakat bisa saling membantu untuk melakukan pembersihan terhadap lingkungannya masing-masing," kata BTM sapaan akrabnya kepada wartawan, Minggu (6/1/2019) usai melakukan peninjauan di beberapa wilayah yang terkena dampak bencana alam.

Kata BTM, bertambahnya jumlah penduduk mengakibatkan penduduk atau masyarakat tersebut mendirikan bangunan tidak pada tempatnya. Dan dirinya mengatakan bahwa pihaknya sama sekali tidak mengeluarkan izin untuk membangun rumah atau bangunan lain di wilayah yang rawan bajir maupun tanah longsog.

"Selain itu, banjir dan tanah longsor ini akibat dari masyarakat yang membuka lahan untuk berkebun. Saya berharap masyarakat yang membuka lahan tersebut agar dapat menjaga daerah-daerah yang sebenarnya daerah tersebut adalah daerah lindung. Pohon-pohon jangan ditebang dengan sembarangan, karena hal tersebut akan berdampak pada banjir dan longsor bila musim penghujan datang seperti saat ini," ujarnya.

Dari pantauan Jubi ada beberapa wilayah yang mengalami tanah longsor diantaranya tiga rumah di Kotaraja Dalam, kemudian di samping kantor Wali Kota yang mengkibatkan jalan tersebut tidak dapat dilalui, adapula di daerah Dok 8, Angkasa dan di wilayah Argapura.

"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berjaga-jaga, karena musim penghujan masing panjang. Sesuai dengan prediksi dari BMKG wilayah V Papua bahwa musim penghujan akan berlangsung hingga bulan Maret mendatang," katanya.

Dirinya juga berharap para ondoafi untuk tidak menjual tanahnya dengan sembarangan tanpa melihat daearh tersebut mungkin adalah daerah resapan air, daerah hutan lindung, dan daerah yang merupakan daerah rawan longsor atau banjir.

Malen, satu diantara warga Kota Raja yang rumahnya longsor mengatakan, intensitas hujan yang beberapa hari ini terus mengguyur Kota jayapura mengakibatkan talud rumahnya amblas.

"Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 00.00 WP. Untung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Cuma sebagian perabotan rumah hancur tertimbun material," katanya kepada Jubi.

Dirinya juga sempat dibantu oleh warga sekitar untuk membersihkan rumahnya dari bahan material dan juga rumah warga lainnya yang terdampak dari reruntuhan material dari pekarangan rumahnnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Hoax soal Tsunami yang bikin panik saja

Selanjutnya

Awal tahun, longsor hingga banjir landa Jayapura

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe