Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Bupati Manokwari laporkan ke polisi pencatut dan penyebar video hoaks
  • Minggu, 06 Januari 2019 — 20:12
  • 609x views

Bupati Manokwari laporkan ke polisi pencatut dan penyebar video hoaks

"Oknum orang Papua yang mencatut nama dan jabatan saya sekaligus oknum yang pertama kali menyebar video itu akan saya laporkan ke Polda Papua Barat dengan laporan pencemaran nama baik,” ujar Demas, Minggu (6/1/2019).
Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan dengan tegas menepis pencatutan nama dan jabatannya dalam sebuah rekaman video berdurasi 28 detik di sebuah tempat hiburan malam di Makassar Sulawesi Selatan dalam kondisi dikuasai minuman keras, oleh seorang oknum warga asli Papua. 

Pelaku pencatutan nama dan penyebar video tersebut besok (Senin) akan dilaporkan oleh Bupati Demas Mandacan ke Polda Papua Barat sebagai langkah klarifikasi kepada publik dan korps ASN sehingga oknum yang membuat onar dan mengaku dirinya sebagai Bupati Manokwari termasuk oknum yang pertama kali menyebar kabar bohong (Hoax) itu diproses secara hukum.

"Oknum orang Papua yang mencatut nama dan jabatan saya sekaligus oknum yang pertama kali menyebar video itu akan saya laporkan ke Polda Papua Barat dengan laporan pencemaran nama baik. Besok kuasa hukum Pemda Manokwari dan tim kerja saya akan kumpulkan bukti-buktinya untuk lengkapi pembuatan laporan,” ujar Demas, Minggu (6/1/2019).

Dalam konferensi pers yang digelar di kediamannya Minggu (6/1/2019) sore, Demas mengaku sama sekali tidak mengetahui tentang video tersebut yang telah disebar di media sosial dan dalam keterangan video itu menyatakan bahwa pelaku pembuat onar yang dikuasai alkohol itu adalah Bupati Manokwari.

"Saya juga tidak tahu bahwa rekaman video itu sudah viral di medsos. Saya tadi malam berangkat dari Jakarta ke Manokwari via Sorong. Saat tiba di Manokwari hari Minggu siang tadi , teman-teman tim kerja hubungi saya, jadi saya juga kaget karena saya tidak pernah ke Makassar dalam kegiatan dinas atau kegiatan pribadi selama ini,” bebernya.

Demas melanjutkan, juga tidak pernah sekalipun menyentuh minuman beralkohol ataupun pergi ke tempat-tempat hiburan malam seperti karaoke dan sebagainya.

“Bahkan merokok juga saya tidak. Dan ini saya rasa aneh, karena mungkin ada orang lain yang mengaku dia itu Bupati Manokwari,” ujarnya.

Dia berharap setelah melapor, Polisi segera mengungkap dan menangkap oknum pelaku yang mencatut namanya maupun oknum penyebar berita bohong (hoaks) itu di Makassar, supaya ada efek jera kepada pelaku, dan membersihkan nama baiknya. Karena menurutnya, berita hoaks ini sudah tersebar kemana-mana. 

"Banyak teman-teman saya di luar Papua sudah konfirmasi ke saya lewat telepon, dan mereka tidak percaya karena yang ada di rekaman video itu orangnya gundul (botak). Tapi kalau orang yang belum kenal saya, pasti mereka percaya saja", katanya.

Demas dengan tegas mengatakan, jika terungkap nanti, siapapun oknum orang Papua yang buat onar dan mencatut namanya itu ingin melakukan klarifikasi atau permohonan maaf sekalipun, tidak bakal menghambat atau menghentikan proses hukum.

"Meski oknum-oknum yang akan kami laporkan itu mau klarifikasi atau minta maaf sekalipun, tapi tidak bisa hentikan proses hukum. Ini komitmen saya supaya ada efek jera. Kalau cuma klarifikasi saja, pasti bisa diulang, makanya tetap proses hukum yang bersangkutan harus bertanggungjawab karena ini menyangkut nama baik saya secara pribadi dan jabatan Negara yang saya emban,” tegasnya. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Kapolda: Tidak ada perompak di perairan Raja Ampat

Selanjutnya

Pemuda GPKAI majelis daerah Manokwari berdoa untuk pemulihan duka Nduga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe