Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Dinsos Kota Jayapura: Penanganan pasca banjir sudah dinormalisasi
  • Selasa, 08 Januari 2019 — 01:19
  • 304x views

Dinsos Kota Jayapura: Penanganan pasca banjir sudah dinormalisasi

Kata Irawadi, saat ini untuk musibah banjir yang paling terparah ada di Koya Koso, Distrik Muara Tami dan di Perumahan Organda Distrik Abepura.
Puluhan rumah di perumahan Organda yang terendam air akibat banjir - Jubi/Roy Ratumakin.

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura Irawadi mengatakan, penanganan pasca bencana alam berupa tanah longsor dan banjir yang melanda beberapa wilayah setempat, telah dilakukan normalisasi.

"Kami sifatnya hanya membantu instasi terkait. Misalnya musibah banjir dan tanah longsor kewenangannya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kalau ada rumah warga yang terendam lebih dari tiga hari maka kami langsung bertindak untuk mensuplai bahan makanan," katanya kepada wartawan, Senin (7/1/2019) di Jayapura.

Kata Irawadi, saat ini untuk musibah banjir yang paling terparah ada di Koya Koso, Distrik Muara Tami dan di Perumahan Organda Distrik Abepura.

"Dua daerah tersebut sudah kami lakukan pendataan dan juga menyuplai bahan makanan. Masyarakat terdampak banjir tersebut tidak bisa melakukan apa-apa selain menunggu hingga airnya surut," ujarnya.

Dalam pantauan Jubi di lapangan, Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano juga melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Perumahan Organda, Distrik Abepura.

Menurutnya, perumahan Organda menjadi langganan banjir apabila Kota Jayapura diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

"Banjir ini sebenarnya adalah kelalaian masyarakat dengan membuang sampah dengan sembarangan. Kami sudah sering kali melakukan normalisasi aliran air di belakang perumahan tersebut, namun ketika musim penghujan datang pasti saja banjir. Pintu pembuangan air tersumbat karena sampah dari masyarakat," kata BTM sapaan akrabnya disela-sela kunjungan.

BTM mengatakan, dirinya sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum Kota Jayapura untuk melakukan normalisasi ulang dan akan dibangun talud atau drainase yang lebih besar lagi.

"Alat berat dalam waktu dekat sudah mengerjakannya. Saya juga meminta kepada masyarakat untuk jangan membangun rumah atau bangunan lainnya di daerah resapan air. Perumahan ini berdiri sebelum saya memimpin, tetapi saya tidak mau menyalahkan pemimpin terdahulu. Tugas saya adalah memperbaiki yang sudah ada," tegas BTM.

Anang Budiono salah satu warga yang mendiami perumahan Organda tersebut merasa prihatin karena sebagian besar warga di perumahan Organda rumahnya tergenang akibat banjir.

"Normalisasi mungkin bisa dilakukan oleh pihak pemerintah, namun dirinya berharap ada kesadaran dari masyarakat untuk tidak membuang sampah pada tempatnya. Ini akibat dari kelalaian kita sendiri," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Dana TBK delapan OPD Kota Jayapura dihapus

Selanjutnya

Noken gantikan kantong plastik, BTM: Kami masih koordinasi

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe