Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Noken gantikan kantong plastik, BTM: Kami masih koordinasi
  • Selasa, 08 Januari 2019 — 01:46
  • 332x views

Noken gantikan kantong plastik, BTM: Kami masih koordinasi

"Komunikasi dan koordinasi masih kami lakukan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami sudah mendapatkan jawaban soal bahan untuk pembuatan noken tersebut," kata BTM sapaan akrabnya menjawab pertanyaan Jubi, Senin (7/1/2019) di Jayapura.
Diet kantong plastik sempat diberlakukan namun tidak membawa dampak signifikan karena masih banyak sekali sampah plastik di Kota Jayapura - Jubi/Roy Ratumakin.

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Wali Kota Jayapura Benhur Tommi Mano mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan koordinasi ke Badan Lingkungan Hidup Papua apakah bahan pembuat noken tersebut ramah lingkungan atau tidak. Ini menyusul kebijakan yang telah diambilnya untuk mengganti kantong plastik dengan noken.

"Komunikasi dan koordinasi masih kami lakukan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami sudah mendapatkan jawaban soal bahan untuk pembuatan noken tersebut," kata BTM sapaan akrabnya menjawab pertanyaan Jubi, Senin (7/1/2019) di Jayapura.

Dikatakan, penggunaan noken sebagai pengganti kantong plastik sudah tepat karena secara kultur budaya, noken menjadi pilihan utama. Selain itu pengrajin noken juga akan mendapatkan pemasukkan secara ekonomi.

"Selama ini kan kita lihat mama-mama kita menjual noken di pinggir jalan. Kami berharap, dengan diberlakukannya noken pengganti kantong plastik tersebut dapat memberikan kepada mama-mama kita," ujarnya.

Melestarikan noken berarti melestarikan nilai budaya dan lingkungan. Noken tetap eksis selama pengetahuan membuat noken masih dilestarikan yaitu dengan diwariskan ke generasi muda. Pewarisan ini dapat melalui transfer pengetahuan dari orang tua ke anak atau melalui pendidikan formal yaitu dimasukkan dalam materi muatan lokal sekolah.

Selain itu noken (dibuat dari serat pohon) sangat ramah lingkungan, dengan menggunakan noken, akan mengurangi penggunaan kantong plastik. Perlu kampanye gerakan menggunakan noken dan mengurangi penggunaan kantung plastik.

"Noken ini memiliki potensi sebagai produk ekonomi kreatif, apabila dikelola dengan baik dapat mengangkat perekonomian masyarakat Papua. Membeli noken berarti membantu kesejahteraan mama-mama Papua pembuat noken," katanya.

Dikatakan, saat ini Pemerintah Provinsi Papua telah mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Provinsi Papua setiap hari Kamis dan Jumat untuk menggunakan noken.

"Begitupula kami di Kota Jayapura telah menerapkan penggunaan noken setiap hari tertentu," ujarnya.

M. Saiful salah seorang ASN dilingkup pemerintah Kota Jayapura mengatakan, pemahaman ASN terhadap noken masih bermacam-macam. Ada yang berpendapat yang penting pakai tas rajutan berbahan nilon sudah dianggap mengenakan noken.

"Pemahaman ini yang harus diluruskan. Apakah noken yang bahan dasarnya dari serat kayu ataukah dari bahan nilon? Dan dirinya mendukung kebijakan noken sebagai pengganti kantong plastik untuk mengurangi sampah plastik yang menjadi salah satu pemicu banjir di Kota Jayapura," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Dinsos Kota Jayapura: Penanganan pasca banjir sudah dinormalisasi

Selanjutnya

Warga Organda: Dinas PU bohong soal pengerukan

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe