TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Ham Pagawak : "Dana Otsus jangan dipotong, tapi harus dievaluasi"
  • Senin, 07 Januari 2019 — 22:13
  • 819x views

Ham Pagawak : "Dana Otsus jangan dipotong, tapi harus dievaluasi"

Daerah yang tidak tepat gunakan dana itu dikasih terus, ini harus dilihat baik oleh pemerintah provinsi
Bupati Mamberamo Tengah, Ham Pagawak saat diwawancarai wartawan - Jubi/Alex
Alexander Loen
[email protected]
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Bupati Mamberamo Tengah, Ham Pagawak meminta pemerintah provinsi Papua, dalam hal ini Gubernur Lukas Enembe untuk tidak mengurangi besaran dana Otonomi Khusus (Otsus) yang diberikan bagi kabupaten/kota.

Justru dirinya mengusulkan agar Bappeda dan badan keuangan membentuk tim untuk turun ke kabupaten/kota guna memastikan dana Otsus 80 persen yang diberikan, digunakan secara baik atau tidak. Karena tidak semua daerah menggunakan dana itu seperti yang diharapkan pemerintah.

"Jadi ada baiknya bikin survei dulu daerah mana yang tidak menggunakan dana Otsus secara baik, dari situ baru tentukan besaran untuk masing-masing daerah," kata Pagawak kepada wartawan, di Jayapura, Senin (7/1/2019).

Selain peruntukan, ujar ia, keberhasilan dari penggunaan dana Otsus juga harus jadi bahan evaluasi pemerintah untuk berikan besaran dana tahun ini.

"Masa daerah yang tidak tepat gunakan dana itu dikasih terus, ini harus dilihat baik oleh pemerintah provinsi," ujarnya.

Bupati Pagawak mengklaim, Mamberamo Tengah adalah salah satu kabupaten yang menggunakan dana itu sesuai keinginan pemerintah provinsi.

"Dana Otsus yang diberikan ke kami, kami gunakan bangun rumah rakyat dalam lima tahun sebanyak 543 unit dan itu terbukti," kata Pagawak.

Ia menambahkan, untuk tahun ini program prioritas yang akan dilakukan lebih mengarah kepada pembangunan jalan dan jembatan sebagai upaya menurunkan tingkat kesulitan dan kemahalan harga.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan dengan adanya pelimpahan kewenangan guru SMA/SMK dan pegawai kehutanan ke provinsi membuat beban anggaran menjadi bertambah, sehingga perubahan sudah pasti ada.

"Porsinya tetap, yakni 80 persen. Hanya saja nilainya yang berkurang, itu karena beban anggaran di provinsi meningkat," kata Enembe. (*)


 

 

loading...

Sebelumnya

Bank Papua siap berikan sponsor besar untuk Persipura

Selanjutnya

80 persen dana Otsus diharapkan mampu jawab kebutuhan pembangunan

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]loidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe