Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Ini harapan SAMN Kota Jayapura pada kepengurusan baru KPA Papua
  • Selasa, 08 Januari 2019 — 00:29
  • 584x views

Ini harapan SAMN Kota Jayapura pada kepengurusan baru KPA Papua

Ia mengatakan, berdasarkan pengalaman serta data dan fakta yang ada di provinsi Papua, angka HIV/AIDS di Provinsi ini terus meningkat dari tahun ke tahun.
Ilustrasi HIV/AIDS - Jubi/Ist

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Solidaritas Anti Miras dan Narkoba (SAMN) kota Jayapura meminta kepada kepengurusan baru Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Papua untuk membuat satu klinik khusus menangani ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) yang mulai bertambah di Papua. Hal tersebut dikatakan Anias Lengka, Ketua SAMN Kota Jayapura kepada jubi, Senin (7/01/2018) di Jayapura, Papua.

Ia mengatakan, berdasarkan pengalaman serta data dan fakta yang ada di provinsi Papua, angka HIV/AIDS di Provinsi ini terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Sehingga saya sarankan beberapa hal penting untuk mengatasi persoalan ini yaitu KPA bisa menjalin hubungan kerja sama dengan beberapa klinik yang menangani Pasien ODHA di Provinsi Papua," katanya.

Lanjut Anias, tidak hanya itu KPA harus aktif bekerja sama dengan Pemerintah kabupaten/kota untuk menutup tempat lokalisasi khususnya di daerah yang merupakan kawasan komersialisasi seks.

"Kami harap juga KPA bisa berja sama dengan SAMN Papua dalam rangka melakukan sosialisasi kepada generasi muda Papua dalam hal Miras dan Narkoba sebagai salah satu pintu masuk HIV," kata Anias.

Sementara itu dr. Agnella Chingwaro asal Afrika Selatan sebagai kepala klinik Walihole mengatakan, klinik yang dipimpinnya ini bertujuan untuk menampung sejumlah pasien yang terinveksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS) dan penyakit menular lainnya.

"Gerakan pencegahan dan pengobatan harus dilakukan oleh kita kepada mereka yang terinfeksi ODHA dan ini peran anak muda Papua yang harus ambil alih menyelamatkan saudaranya sendiri bukan menjauhi mereka dan ini tugas kita bersama karena rata-rata yang terinfeksi adalah OAP dan ini sangat disayangkan, lama-lama bisa jadi minoritas diatas tanahnya sendiri," katanya.

Ia berharap semua LSM, gereja dan komunitas anak muda Papua harus mengambil peran dengan memberikan pengetahuan yang benar akan bahaya HIV kepada keluarga dan masyarakat di sekitar, sehingga mereka juga dapat menjaga diri dari bahaya penyakit menular ini. (*)

loading...

Sebelumnya

2019, RS Koya Barat harus segera difungsikan

Selanjutnya

Pelayan ODHA di Kampung Yoka

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe