TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Puluhan kios di Pasar Kalibobo Nabire tidak difungsikan
  • Selasa, 08 Januari 2019 — 11:05
  • 452x views

Puluhan kios di Pasar Kalibobo Nabire tidak difungsikan

Sebanyak 40 bangunan kios di pasar Kalibobo Nabire tidak difungsikan sebab tidak memiliki akses jalan.
Kios yang tidak difungsikan di Pasar Kalibobo Nabire – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
[email protected]
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Nabire, Jubi – Sebanyak 40 bangunan kios di pasar Kalibobo Nabire tidak difungsikan sebab tidak memiliki akses jalan. Kios tersebut bagian dari 75 kios yang merupakan pengganti bangunan lama yang pernah terbakar, diresmikan Bupati Nabire pada tahun 2016, dan pembiayaannya bersumber dari Kementerian Perdagangan sebesar Rp 9 miliar lebih.

Laode, seorang pedagang di Pasar Kalibobo mengatakan sebagian bangunan kios tidak digunakan pedagang  pasca diresmikannya tahun lalu karena bangunan tersebut berada di bagian belakang bangunan lainnya, berhadapan dengan kali Nabire, dan tidak ada akses jalan.

“Ya, ada banyak bangunan yang tidak dipakai sebab tidak ada jalan. Belum lagi ada sampah yang berserahkan di situ,” ujar Laode, di Nabire, Selasa (8/1/2018).

Menurutnya, kios yang tidak difungsikan tersebut jumlahnya sekitar separuh dari seluruh kios yang ada di bagian belakang. Sebagian kios menghadap ke pasar dan sisanya menghadap ke kali Nabire.

“Itu semua sudah ada pemiliknya tapi karena tidak ada jalan, orang malas jualan sebab tidak ada pembeli,” ungkapnya.

Menurutnya, soal bangunan tidak ada masalah, tetapi akses menuju ke sana yang dipersoalkan. Jika ada jalan, tentunya ada pembeli.

“Saya juga di belakang, tapi karena begitu maka saya pindah ke depan, kebetulan punya keluarga dan dipinjamkan,” terangnya.

Senada dengan Laode, pedagang lainnya, Syamsuddin, mengaku dirinya pun telah mendaftar dan memiliki satu kios. Tetapi karena tidak ada akses jalan ke kiosnya membuatnya tidak berjualan di kios miliknya.

“Saya juga ada satu, tapi mau bagaimana lagi, sudah tidak ada jalan, sampah juga ada di sana, terpaksa cari jalan dan jual di depan sini untuk sementara,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Stok berkurang, harga sayur di Pasar Pharaa naik

Selanjutnya

Bank Papua dan BTN optimis target kredit perumahan 2019 naik

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe