Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Polri tetapkan Kadis Kehutanan Papua tersangka pemerasan
  • Selasa, 08 Januari 2019 — 12:58
  • 507x views

Polri tetapkan Kadis Kehutanan Papua tersangka pemerasan

Penyidik Polri di Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Papua, sejak Jumat (4/1/2018), telah menetapkan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, JJO, sebagai tersangka kasus pemerasan.
Ilustrasi, pemerasan – Tempo.co
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Selasa, 15 Januari 2019 | 10:26 WP
Features |
Senin, 14 Januari 2019 | 05:50 WP
Features |
Rabu, 09 Januari 2019 | 08:32 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Penyidik Polri di Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Papua, sejak Jumat (4/1/2018), telah menetapkan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, JJO, sebagai tersangka kasus pemerasan.

"Memang benar JJO sudah ditetapkan sebagai tersangka bahkan seharusnya Senin (7/1/2019) yang bersangkutan memenuhi panggilan penyidik namun hingga sore tidak ada informasi kehadirannya," kata Direktur Reskrimsus Polda Papua, Kombes Pol Edi Swasono, di Jayapura, Senin (7/1/2019) malam.

Ia mengatakan karena mangkir dalam panggilan pertama maka penyidik akan menyerahkan surat panggilan kedua disertai dengan surat perintah membawa yang dijadwalkan pada Kamis (10/1/2019).

Penetapan JJO sebagai tersangka setelah penyidik memiliki bukti-bukti tentang keterlibatan yang bersangkutan dalam perkara dengan tersangka FT yang tertangkap dalam operasi tangkap tangga (OTT) pada 7 November 2018 beserta uang tunai sebesar Rp 500 juta.

Uang sebesar Rp 500 juta itu bagian dari Rp 2,5 miliar yang diminta FT untuk menyelesaikan kasus pembalakan liar yang ditangani PPNS Dinas Kehutanan Papua.

Saat ditangkap tim Saber Pungli Polda Papua, FT mengaku sebagai orang suruhan Kepala Dinas Kehutanan Papua dan menyatakan akan membantu menyelesaikan kasus tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap para saksi serta barang bukti yang diamankan penyidik maka status JJO ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka," kata Swasono.

Ia menyebut JJO akan dikenakan pasal 55 KUHP yakni terkait menyuruh melakukan tindak pidana.

Sedangkan FT yang hingga kini masih ditahan di ruang tahanan Mapolda Papua dikenakan pasal 368 dan pasal 372 KUHP terkait suap, dan pasal 5, 11 dan pasal 12 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (*)

loading...

Sebelumnya

KNPB tolak tawaran bakar batu dari Matius Murib

Selanjutnya

Kondisi pengungsi di hutan Nduga kian memprihatinkan, tiga meninggal

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Rabu, 09 Januari 2019 WP | 6002x views
Polhukam |— Selasa, 08 Januari 2019 WP | 5639x views
Mamta |— Kamis, 10 Januari 2019 WP | 4973x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe