Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. 80 persen dana Otsus diharapkan mampu jawab kebutuhan pembangunan
  • Selasa, 08 Januari 2019 — 17:53
  • 537x views

80 persen dana Otsus diharapkan mampu jawab kebutuhan pembangunan

Nanti kami akan lihat terkait permintaan wali kota,
Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen - Jubi/Dok

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua berharap pemberian dana Otonomi Khusus (Otsus) sebesar 80 persen ke kabupaten/kota dapat menjadi jawaban atas kebutuhan pembangunan di daerah, khususnya Kota Jayapura.

Sekretaris Daerah Papua Hery Dosinaen, mengatakan permintaan Pemerintah Kota Jayapura, dalam hal ini Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano terkait dana tambahan infrastruktur dalam rangka Otsus, akan ditinjau kembali.

"Nanti kami akan lihat terkait permintaan wali kota," kata Hery kepada wartawan, di Jayapura, Selasa (8/1/2019).

Ia tekankan, meskipun dana tambahanan infrastuktur dalam rangka Otsus tak sampai ke pemerintah Kota Jayapura, namun ada 80 persen dana Otsus yang diturunkan pemerintah provinsi ke kabupaten/kota.

"Dengan demikian, 80 persen dana Otsus itu diharapkan dapat dipergunakan memenuhi kebutuhan pembangunan di Kota Jayapura," ujarnya.

Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano meminta Pemerintah Provinsi Papua mengambil bagian, khususnya dari sisi anggaran untuk rehabilitasi infrastruktur pasca bencana tanah longsor dan banjir.

"Pemerintah Provinsi Papua jangan menutup mata akan beberapa kasus bencana alam di Kota Jayapura, karena ini bukan semata tugas dari pemerintah kota Jayapura," kata Mano.

Menurut ia, dana Otsus yang diperuntukkan bagi infrastruktur sangat besar, namun semenjak dirinya menjabat sebagai Wali Kota Jayapura, sama sekali tidak mendapatkan dana tersebut, untuk pembangunan infrastruktur ataupun melakukan relokasi terhadap daerah-daerah yang rawan terdampak bencana seperti tanah longsor dan banjir.

"Padahal kantor pemerintahan Provinsi Papua ada di Kota Jayapura, pejabatnya juga tinggal di Kota Jayapura, tapi mereka sepertinya menutup mata akan hal tersebut," ujarnya.

Ia katakan, selama ini pemerintah kota menerima bagian dari 80 persen dana Otsus sekitar Rp95 Miliar dan belum pernah naik sejak dirinya menjabat sebagai wali kota.

Dengan demikian, dirinya berharap mulai tahun ini Pemprov Papua dapat mempertimbangkan menaikan jumlah dana Otsus tersebut, sekaligus menganggarkan dana tambahan infrastruktur dalam rangka Otsus guna membenahi sejumlah fasilitas umum di Kota Jayapura.

"Cobalah pemerintah provinsi melihat dan memberikan kami bantuan dari dana-dana itu. Apalagi, beberapa waktu kemarin di Kota Jayapura terjadi bencana longsor di beberapa lokasi. Hal ini tentu bukan hanya jadi tanggung jawab pemerintah kota semata. Ada tanggung jawab provinsi dan pusat di beberapa jalan yang ada di Kota Jayapura," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Ham Pagawak : "Dana Otsus jangan dipotong, tapi harus dievaluasi"

Selanjutnya

Bantuan Gubernur untuk masyarakat Nduga diserah terimakan di Mbua

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe