Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Absensi elektronik rusak, Pemkot Jayapura berlakukan sistem manual
  • Selasa, 08 Januari 2019 — 18:37
  • 569x views

Absensi elektronik rusak, Pemkot Jayapura berlakukan sistem manual

"Ada konsekuensi yang akan diterima oleh oknum ASN yang melakukan manipulasi absensinya," ujarnya.
ASN Kota Jayapura saat mengikuti apel pagi - Jubi/Roy Ratumakin.

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Jayapura, Robert Betaubun mengatakan absensi elektronik menggunakan sidik jari mengalami kerusakan sehingga absensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di kantor tersebut menggunakan sistem manual.

"Iya saat ini absensi di kantor walikota menggunakan sistem manual di mana setiap ASN ketika masuk kantor wajib membubuhkan tandatangannya di buku absensi, begitupun sebaliknya ketika jam kerja usai," kata Betaubun menjawab pertanyaan Jubi belum lama ini di Jayapura.

Dikatakan, walaupun menggunakan absensi sistem manual namun pihaknya tetap melakukan proteksi terhadap hal tersebut.

"Ada konsekuensi yang akan diterima oleh oknum ASN yang melakukan manipulasi absensinya," ujarnya.

Kata Betaubun, yang bertanggungjawab untuk melakukan pemantauan terkait dengan absensi tersebut adalah atasan langsung dalam hal ini Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Jadi atasan langsung mempunyai kewajiban untuk melakukan verifikasi atas kebenaran dan validasi terhadap absensi tersebut. Kemudian dijumpai bahwa validasinya tidak benar konsekuensinya adalah atasan tersebut dipotong Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP)-nya 25 hingga 50 persen untuk pembayaran bulan berikutnya," katanya.

Disinggung sampai kapan penggunaan absensi manual tersebut, Betaubun mengatakan hingga kini pihaknya sedang memesan alat absensi yang baru dan lebih baik dari absensi terdahulu.

"Mungkin dua hingga tiga bulan kedepan masih menggunakan sistem manual sembari menunggu alat yang baru datang. Alat yang baru ini nantinya adalah sidik jadi dan juga retina mata, kalau dulu yang rusak itu kan cuma sidik lima jari tapi yang baru nanti langsung dengan scan retina mata," ujarnya.

Sebelumnya Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano mengatakan dirinya tidak segan-segan untuk memotong TPP ASN dilingkup pemerintah Kota Jayapura apabila terlambat masuk kantor, hingga tidak masuk kantor tanpa keterangan.

"Setiap hari saya mengecek absensi tersebut. Apabila ditemukan ada yang tidak masuk tanpa keterangan maka saya perintahkan bendahara untuk langsung memotong TPP-nya dibulan berikutnya," katanya.

Dikatakan, sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 111 tahun 2017 tentang manajemen ASN bahwa, ASN bekerja sesuai dengan aturan beban kerja. Hal inilah yang menjadi dasar adanya TPP.

"Memulai dengan TPP ini untuk membiasakan orang mendisiplinkan kerjanya. Kalau kita masuk dengan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) maka hal tersebut akan berjalan dengan baik karena sudah terbiasa disiplin dalam bekerja. Ini harapan saya kedepan," ujarnya.

BTM mengatakan TKD ini mempunyai indikator sangat kompleks berdasarkan Peraturan Pemerintah (Permenpan) tahun 2016 salah satunya ASN harus bekerja secara profesional.

"Untuk membiasakan ASN di sini maka saya terapkan TPP. (*)

loading...

Sebelumnya

Pembangunan capai 98 persen, terminal Entrop secepatnya difungsikan

Selanjutnya

BTM optimistis jembatan Hamadi selesai Maret

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe