TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Masyarakat Biak akan duduk bersama TNI bahas masalah tanah, Kapendam: Hanya silaturahmi
  • Selasa, 08 Januari 2019 — 18:53
  • 2782x views

Masyarakat Biak akan duduk bersama TNI bahas masalah tanah, Kapendam: Hanya silaturahmi

Ia mengatakan, akan hadir dalam pertemuan itu dan nantinya memfasilitasi penyelesaian tanah masyarakat yang sudah lama dimanfaatkan TNI untuk menunjang tugas institusi itu. 
Anggota Komisi I DPR Papua bidang pertanahan, politik, pemerintahan, hukum dan HAM, Yonas Nusy - Jubi/Arjuna Pademme
Arjuna Pademme
[email protected]
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Anggota Komisi I DPR Papua bidang pertanahan, politik, pemerintahan, hukum dan HAM, Yonas Nusy mengatakan, dalam waktu dekat direncanakan masyarakat pemilik ulayat sejumlah tanah yang digunakan TNI di Kabupaten Biak Numfor akan duduk bersama pihak TNI mencari solusi terbaik. 

Ia mengatakan, akan hadir dalam pertemuan itu dan nantinya memfasilitasi penyelesaian tanah masyarakat yang sudah lama dimanfaatkan TNI untuk menunjang tugas institusi itu. 

"Saya sudah sampaikan ke panglima TNI. Kami akan fasilitasi penyelesaian ini. Pihak Kodam sudah terbuka, Danrem Biak juga siap hal itu dibicarakan dengan baik oleh kedua pihak," kata Nusy, Selasa (8/1/2018). 

Menurutnya, dalam pertemuan itu nantinya masyarakat adat dan pihak TNI akan memperlihatkan dokumen tanah yang dimilikinya masing-masing.

"Ini perlu dilakukan sehingga rakyat tidak merasa ada monopoli tanah. Komunikasi harus dibuka antara masyarakat dan TNI dan kami DPR Papua sebagai fasilitator," ujarnya. 

Kata Nusy, pihaknya akan komunikasikan rencana itu dengan masyarakat adat dan pihak TNI, sehingga kedua pihak dapat duduk bersama menunjukkan bukti masing-masing. 

"Kami harus pastikan agar masyarakat tidak merasa tanah adat mereka dirampas, dan bagaimana mereka merasa dihargai dan kehadiran TNI dianggap memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujarnya. 

Danrem Biak lanjut Nusy, telah menyatakan siap duduk bersama masyarakat membahas dan mencari solusi terbaik hal tersebut. 

"Kalau masalah tanah di Biak bisa diselesaikan, itu pintu masuk menyelesaikan sengketa tanah di wilayah lain di Papua," katanya. 

Sementara Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Kolonel M. Aidi saat dikonfirmasi Jubi via pesan whatsappnya mengatakan, informasi itu tidak ada. Yang ada rencana silaturahmi Natal dan Tahun Baru warga dengan Danrem Biak dan prajuritnya. 

"Silaturahmi antara prajurit, keluarga dan warga sekitar Korem," kata Kolonel Aidi. (*) 

loading...

Sebelumnya

Alih fungsi lahan untuk pengembangan Kota sebabkan banjir

Selanjutnya

Dua Kapolres di Papua diganti

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe