Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. 95 persen warga Jayawijaya dijamin BPJS kesehatan
  • Selasa, 08 Januari 2019 — 18:59
  • 660x views

95 persen warga Jayawijaya dijamin BPJS kesehatan

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengalokasikan anggaran Rp5 Miliar untuk menjamin 19 ribu lebih tambahan warga Jayawijaya dalam pelayanan BPJS kesehatan.
Penandatanganan kerjasama pemerintah Kabupaten Jayawijaya dengan BPJS kesehatan-Jubi/Islami

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi Bupati Jayawijaya, Jhon R Banua mengatakan, hingga kini sudah 95 persen masyarakat di Jayawijaya terlayani dan dijamin oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan.

Hal itu dilontarkannya usai menandatangani kerjasama Jamkesda antara pemerintah Kabupaten Jayawijaya dengan BPJS kesehatan di ruang rapat bupati, Selasa (8/1/2019).

Dalam kerjasama itu, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya mengalokasikan anggaran Rp5 Miliar untuk menjamin 19 ribu lebih tambahan warga Jayawijaya dalam pelayanan BPJS kesehatan.

"Kerjasama ini awalnya dilakukan 2015, dimana 250 ribu sekian warga telah didaftarkan ke BPJS, ditambah dengan 19 ribu lebih kali ini dari jumlah penduduk kita 270 ribu sekian, jadi hampir 95 persen kita sudah pelayanan kesehatan dengan BPJS," katanya.

Untuk lima persen warga yang belum didaftar, kata Banua, sedang dipersiapkan sebagai peserta, agar terlayani sebagaimana warga lainnya.

"Kemungkinan di 2020 baru dimasukkan, karena data itu kan kita harus koodinasi dengan kependudukan juga. Jadi kita tidak bisa asal masukan nama agar benar-benar hanya masyarakat Jayawijaya yang terdaftar," katanya.

Ia juga berharap BPJS kesehatan tidak menyulitkan warga Jayawijaya dalam pelayanan yang disediakan.

"BPJS jangan terlalu kaku dengan aturan. Apabila ada nama atau umur warga yang berbeda sedikit, ada toleransi untuk perbaikan, sebab kadang ada umur yang berbeda, ini yang kita minta supaya ada toleransi," katanya.

Kepala BPJS Kesehatan cabang Wamena, Ivan Ravian mengatakan kerjasama BPJS dengan pemerintah Jayawijaya sempat terhenti pada tahun 2016 hingga 2018.

“Tahun ini pemerintah Jayawijaya punya komitmen kembali untuk mendaftarkan penduduknya sejumlah 19.383 jiwa, yang artinya dengan penambahan jumlah ini maka kondisi kepersertaan JKN-KIS di Kabupaten Jayawijaya bisa dikatakan sudah universal, artinya cakupan semesta,” katanya.

Hal ini dimaksudkan, jelas Ivan, apabila suatu daerah sudah mencover minimal di atas 95 persen. Artinya sekarang per 1 Februari 2019 itu sudah tercapai di Jayawijaya. (*)

 

 

 

loading...

Sebelumnya

SatPol kedapatan mabuk, hukumannya dipecat

Selanjutnya

Dinkes dan RSUD di Jayawijaya diminta punya target pelayanan

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe