Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Koran Jubi
  3. BTM optimistis jembatan Hamadi selesai Maret
  • Rabu, 09 Januari 2019 — 08:25
  • 476x views

BTM optimistis jembatan Hamadi selesai Maret

“Sesuai kontrak pembangunan jembatan akan berakhir pada bulan Agustus 2019. Namun PT Pembangunan Perumahan berupaya agar selesai Maret atau awal April 2019”
Pekerja sedang mengerjakan jembatan Hamadi-Holtekam - Jubi/Roy Ratumakin

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

JEMBATAN penghubung antara Hamadi, Distrik Jayapura Selatan dengan Holtekam, Distrik Muaratami, Kota Jayapura yang sebelumnya dikabarkan rampung akhir 2018 akan segera rampung pada awal 2019. Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano atau BTM optismistis pembangunannya bakal selesai pada bulan Maret 2019.

"Saya optimis itu," ujar BTM, kepada Jubi di Kota Jayapura, Selasa, 8 Januari 2018.

Pasalnya pembangunan jembatan pendekat sudah mencapai 97 persen. Sebenarnya pembangunan jembatan pendekat sudah seharusnya selesai. Namun libur natal dan tahun baru serta cuaca yang tidak bersahabat beberapa hari terakhir di awal 2019 membuat pengerjaannya lambat.

Tiga perusahaan konstruksi sedang mengerjakan jembatan yang dibangun sejak tahun 2015 itu. Perusahaan-perusahaan itu adalah PT Pembangunan Perumahan, PT Hutama Karya, dan PT Nindya Karya. Mereka akhirnya mengebut pembangunan jembatan Hamadi-Holtekamp.

Jembatan Hamadi-Holtekamp akan menjadi jembatan terpanjang di Papua dengan bentang utama jembatan 400 meter. Ukuran itu ditambah jembatan pendekat sepanjang 332 meter yang terdiri dari 33 meter pendekat dari arah Hamadi dan 299 meter dari arah Holtekamp. Dengan demikian, total panjang jembatan adalah 732 meter. Sedangkan lebar jembatan tersebut 21 meter, terdiri dari empat lajur dua arah yang dilengkapi media jalan.

Jembatan Hamadi seperti jembatan Suramadu (Surabaya-Madura) di Jawa Timur. Bentang utama pembangunannya sekira Rp 943 miliar yang dikerjakan oleh konsorsium kontraktor PT PP sebagai pimpinan, PT Hutama Karya dan PT Nindya Karya. Lebarnya 21 meter, terdiri dari empat lajur. Biaya pembangunan jembatan terpanjang di Papua ini mencapai Rp 1,7 triliun dan pembangunannya dilakukan bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR). Namun jembatan ini tidak mempunyai lajur sepeda motor.

Meski belum selesai, warga Kota Jayapura dan sekitarnya berdatangan untuk swafoto saat liburan atau akhir pekan. Presiden Joko Widodo atau Jokowi bahkan menginginkan agar jembatan ini menjadi salah satu spot wisata di ibu kota Provinsi Papua.

Pada bulan Agustus 2018 juga jembatan Hamadi-Holtekam menjadi lokasi perhelatan Festival Teluk Humboldt. Festival ini merupakan sebuah festival yang dihelat untuk masyarakat Kota Jayapura. Biasanya diikuti warga asli Port Numbay dari dari 14 kampung, masyarakat Papua Nugini di perbatasan, dan suku-suku lainnya yang ada di Kota Jayapura.

Sesuai target yang diberikan Presiden RI Joko Widodo, pembangunan jembatan Hamadi-Holtekam direncanakan rampung pada Agustus 2019. Namun, manajer pembangunan dari PT Pembangunan Perumahan (PT PP), yang merupakan salah satu dari tiga perusahaan konstruksi pembangunan jembatan tersebut, Sunardi, mengatakan jembatan Hamadi-Holtekam dapat dikebut dan dioperasikan pada Maret atau Apri 2019.

"Kalau pengerjaan yang menggunakan dana ABPD sudah mencapai 97 persen pengerjaannya, sedangkan untuk pembangunan jembatan utama dari dana APBN sudah mencapai 60 persen. Artinya, pekerjaan ini sudah hampir rampung," kata Sunardi.

Sesuai kontrak pembangunan jembatan akan berakhir pada bulan Agustus 2019. Namun PT Pembangunan Perumahan berupaya agar selesai Maret atau awal April 2019.

"Paling pada Agustus nanti itu pemasangan aksesoris pada jembatan seperti lampu hias dan ornamen-ornamen Papua sesuai dengan masterplan yang ada," ujarnya.

Dikatakan bahwa pembangunan jembatan Hamadi-Holtekam secara keseluruhan sudah mencapai 60 persen.

"40 persennya itu tinggal mengecor lantai untuk jembatan pendekat menuju Holtekam dan finishing lampu," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pelayan ODHA di Kampung Yoka

Selanjutnya

Pasar Kalibobo jadi tempat sampah

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe