Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Dinkes dan RSUD di Jayawijaya diminta punya target pelayanan
  • Rabu, 09 Januari 2019 — 17:48
  • 606x views

Dinkes dan RSUD di Jayawijaya diminta punya target pelayanan

Jika ada pelayanan yang dirasa kurang pada tahun lalu, maka targetnya di 2019 perlu ditingkatkan.
Rapat koordinasi bupati dan wakil bupati bersama Dinas Kesehatan Jayawijaya dan RSUD Wamena-Jubi/Islami

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Wamena, Jubi - Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua mengumpulkan seluruh staf di dinas kesehatan setempat dan juga manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena. Menyimak langsung capaian kinerja selama 2018.

Dalam pertemuan yang diselenggarakan di Sasana Wio kantor bupati, pada Rabu (9/1/2019) itu, Jhon Banua meminta agar dinas kesehatan dan RSUD dapat mempunyai target yang jelas, dalam melaksanakan program di 2019.

“Mengawali pemerintahan di 2019 saya minta dinas kesehatan tentang pelaporan kinerja di tahun 2018, supaya kita punya dasar di 2019,” katanya.

Ia katakan, jika ada pelayanan yang dirasa kurang pada tahun lalu, maka targetnya di 2019 perlu ditingkatkan.

“Kinerja di 2019 ini harus dengan target yang jelas dalam pelayanan kesehatan, begitu juga di pendidikan. Sehingga semua OPD semua akan dipanggil sesuai dengan tanggungjawab bidang masing-masing. Keinginan kami hanya satu, bekerja melayani masyarakat di bidang kesehatan dengan baik,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Jayawijaya, Willy E. Mambieuw mengatakan, terobosan yang dilakukan untuk memenuhi kinerja di 2019 ini akan terus diupayakan dinas.

Dinas kesehatan dituntut mencapai target kinerja, agar dapat diukur baik oleh pemerintah maupun masyarakat.

Seperti contoh untuk tenaga kesehatan, hanya satu cara yang bisa digunakan selama menunggu perekrutan ASN, ialah dengan pengangkatan dokter, bidan non ASN dengan cara dikontrak atau pun dengan Pegawai Tidak Tetap (PTT).

“Hanya itu yang bisa mengantisipasi SDM yang sementara ini belum mencukupi,” ujarnya. (*)

 

 

 

loading...

Sebelumnya

95 persen warga Jayawijaya dijamin BPJS kesehatan

Selanjutnya

Banua selipkan Imunisasi, perekaman e-KTP dan Rastra setiap turun ke distrik

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe