Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Harga ikan ekor kuning di Pasar Pharaa tembus Rp 500 ribu
  • Kamis, 10 Januari 2019 — 09:00
  • 824x views

Harga ikan ekor kuning di Pasar Pharaa tembus Rp 500 ribu

Di tempat yang sama, Aco, seorang pedagang ikan, yang biasa menjual ikan ekor kuning dan cakalang, menyebutkan harga satu ikan ekor kuning ukuran sedang Rp 200 ribu dan ukuran besar bisa mencapai Rp 500 ribu.
Pedagang ikan laut di Pasar Pharaa Sentani - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Kondisi cuaca yang tidak bersahabat bagi para nelayan untuk melaut sejak November lalu berdampak pada harga ikan laut yang masih mahal hingga saat ini. Kendati demikian, ternyata harga mahal tidak menyurutkan pembeli untuk membeli hasil laut tersebut di pasar Pharaa Sentani.

“Mau apalagi, memang kondisi cuaca belum begitu normal, jadi terpaksa beli saja,” kata Jenny, seorang ibu yag membeli ikan laut di Pasar Pharaa Sentani, Rabu (9/1/2019).

Di tempat yang sama, Aco, seorang pedagang ikan, yang biasa menjual ikan ekor kuning dan cakalang, menyebutkan harga satu ikan ekor kuning ukuran sedang Rp 200 ribu dan ukuran besar bisa mencapai Rp 500 ribu.

“Beli di Hamadi hanya 20 ekor saja yang ukuran sedang dengan harga 150 ribu per ekor. Sementara yang ukuran besar ini dari Demta dengan harga Rp 350 ribu per ekor,” jelasnya.

Aco mengatakan kemungkinan sampai akhir Februari harga ikan baru akan normal kembali, saat para nelayan bisa melaut lagi karena ombak mulai teduh.

“Saat ini banyak nelayan yang tidak melaut,” ungkapnya.

Aco juga menyinggung soal tempat jualan yang sementara direnovasi oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, bangunan yang baru harus lebih besar dari bangunan awal sebelum direnovasi karena pedagang ikan laut ditambah pedagang ayam saat ini mencapai ratusan pedagang, belum lagi yang sering berjualan ikan air tawar.

“Harus ada sanitasi air bersih yang lancar dan drainase tempat pembuangan lebar juga, sehingga sampah tidak menumpuk di tempat jual kita masing-masing,” jelasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Komandan LMRI: Sentani rumah kita, sampah tanggung jawab bersama

Selanjutnya

Pasar Pharaa kumuh, harus ditata ulang

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe