Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Pemilik KIA di Kota Jayapura baru kisaran 17 persen
  • Kamis, 10 Januari 2019 — 12:42
  • 303x views

Pemilik KIA di Kota Jayapura baru kisaran 17 persen

"Saat ini anak-anak yang telah memiliki KIA sebanyak 21.279 anak atau 17,92 persen. Kami berharap ada peningkatan dalam memberikan Indentitas kepada anak khususnya di Kota Jayapura," katanya kepada Jubi, Kamis (10/1/2019) di Jayapura.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Jayapura, Merlan Uloli - Jubi/Roy Ratumakin.

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Jayapura, Merlan Uloli mengatakan sejak diresmikannya Kartu Indentitas Anak (KIA) pada 2015 lalu, pihaknya selalu gencar melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura.

"Saat ini anak-anak yang telah memiliki KIA sebanyak 21.279 anak atau 17,92 persen. Kami berharap ada peningkatan dalam memberikan Indentitas kepada anak khususnya di Kota Jayapura," katanya kepada Jubi, Kamis (10/1/2019) di Jayapura.

Merlan mengatakan untuk memenuhi target 100 persen dalam pembuatan KIA, pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Jayapura dimana anak-anak usia 0 hingga 17 tahun kurang satu hari yang menempuh pendidikan di PAUD, TK, SD, dan SMP harus memiliki KIA.

"Jadi sistemnya anak-anak tidak datang berbondong-bodong ke kantor wali kota untuk mengurus KIA, tetapi cukup pihak sekolah yang mengumpulkan data-data dari anak, setelah terkumpul semua, data tersebut diberikan kepada kami untuk dicetak kartunya," ujarnya.

Untuk data yang disiapkan para orangtua terkait kepengurusan KIA kata Merlan cukup menyertakan Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran anak yang bersangkutan, dan foto anak ukuran 3X4, dan fotocopy KTP-el kedua orangtua.

"Prosesnya cepat, dan kami butuh kesadaran dari orangtua untuk mengurus KIA. KIA ini adalah perlindungan negara terhadap anak. Kami juga berharap KIA dapat membantu segala keperluan anak khususnya administrasi anak yang berhubungan dengan dunia pendidikan," katanya.

Lestya Salili salah seorang wali kelas di SD Gembala Baik Abepura mengatakan, dirinya sudah melakukan pendataan kepada anak didiknya dan juga sudah memberikan pengumuman kepada orangtua untuk mengumpulkan berkas-berkas guna kepengurusan KIA tersebut.

"KIA ini penting karena untuk membuka tabungan di Bank saja sekarang sudah bisa menggunakan KIA. KIA ini juga harus diserahkan kepada anak sehingga ketika anak-anak kita tersesat ada orang lain yang dapat menolongnya dengan melihat KIA dari anak tersebut, karena dalam KIA tersebut ada alamat serta nama kedua orangtua anak tersebut," ujarnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Ketua KPA minta Pemprov Papua jamin kesejahteraan staf

Selanjutnya

Empat puluh kasus demam berdarah ditemukan di Kabupaten Jayapura

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe