Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Empat puluh kasus demam berdarah ditemukan di Kabupaten Jayapura
  • Kamis, 10 Januari 2019 — 13:37
  • 268x views

Empat puluh kasus demam berdarah ditemukan di Kabupaten Jayapura

Di Kabupaten Jayapura wabah penyakit demam berdarah sudah mencapai 40 kasus. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie menjawab pertanyaan Jubi, Kamis (10/1/2019) di Sentani.
Perumahan Organda terendam banjir. Lingkungan yang kotor akan menyebabkan banyaknya virus penyakit - Jubi/Roy Ratumakin.

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi - Datangnya musim penghujan di Papua membawa dampak buruk. Selain tanah longsor dan banjir, wabah penyakit juga menerjang masyarakat, salah satunya demam berdarah.

Di Kabupaten Jayapura wabah penyakit demam berdarah sudah mencapai 40 kasus. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Khairul Lie menjawab pertanyaan Jubi, Kamis (10/1/2019) di Sentani.

"Sudah ada 40 kasus dan semuanya anak-anak namun sudah kami observasi semuanya. Kami berharap cukup dengan 40 kasus tersebut, kami ketika mendapatkan laporan petugas sudah langsung mendatangi rumah warga untuk diberikan pelayanan kesehatan," katanya.

Dikatakan, pihaknya memiliki mobil klinik untuk menangani masyarakat yang tidak sempat atau pemukimannya jauh dari rumah sakit ataupun Puskesmas.

"Petugas kami siap melakukan pelayanan, baik untuk pelayanan kesehatan dasar hingga mengatasi penyakit malaria dan demam berdarah. Saya juga mengimbau untuk masyarakat tetap menjaga lingkungannya agar tetap bersih," ujarnya.

Dikatakan, jentik nyamuk demam berdarah paling banyak terjadi pada pagi hari dan sore hari dan banyak dijumpai di genangan air bersih.

"Nyamuk ini menggigit pada pagi dan sore hari dan senang degan air bersih. Jadi masyarakat harus rutin membersihkan bak mandinya atau tong-tong penyimpan air," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Ni Nyoman Sri Antari mengatakan di Kota Jayapura sendiri sudah terdapat 49 kasus demam berdarah degan beberapa titik rawan penyebarannya diantaranya di Kelurahan VIM, Wahno, Wimoro, Waena, Yabansai, Hedam, Asano, Kota Baru, Entrop, Mandala, Adipura, dan Koya Barat.

"Kita harus sadar lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, karena tempat yang digenangi air akan menimbulkan tumbuhnya jentik-jentik nyamuk demam berdarah," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemilik KIA di Kota Jayapura baru kisaran 17 persen

Selanjutnya

Mahasiswa Lanny Jaya jangan hanya fokus mau jadi ASN

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe