Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. BTM: Saya tidak ingin jadi Gubernur
  • Kamis, 10 Januari 2019 — 13:54
  • 5038x views

BTM: Saya tidak ingin jadi Gubernur

Hal ini ditegaskan BTM sapaan akrabnya menjawab tudingan masyarakat yang menilai bahwa apa yang dilakukan BTM untuk membangun Kota Jayapura karena mempunyai keinginan untuk menjadi Gubernur Papua mendatang.
Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Wali Kota Jayapura Benhur Tommi Mano menegaskan dirinya tidak mempunyai keinginan untuk menjadi Gubernur Papua.

Hal ini ditegaskan BTM sapaan akrabnya menjawab tudingan masyarakat yang menilai bahwa apa yang dilakukan BTM untuk membangun Kota Jayapura karena mempunyai keinginan untuk menjadi Gubernur Papua mendatang.

“Ide-ide baru yang saya buat saat ini banyak orang yang semakin gelisah dan ketakutan. Saya berpikir cerdas, dan saya berpikir bukan untuk diri saya sendiri tetapi untuk rakyat saya di atas tanah dan negeri ini,” kata BTM dalam sambutannya pada peresmian Go-Jek di halaman Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (10/1/2019).

Dikatakan, pihaknya tidak melarang orang untuk datang dan tinggal di Kota Jayapura untuk membangun Kota Jayapura menjadi lebih baik lagi, dan dirinya siap bekerjasama.

“Saya tidak ingin jadi gubernur tetapi saya ingin memperbaiki tanah ini,” ujarnya.

Di tahun ini menurut BTM dirinya akan melakukan penertiban di segala bidang hingga 2022 mendatang. Bagi masyarakat yang melakukan pembangunan ataupun bercocok tanam di lereng bukit dan gunung-gunung, akan dipalang oleh pihaknya.

“Saya akan menggunakan kekuatan dari pihak TNI dan Polri, dan saya tidak akan diam. Kami baru saja berbicara soal tanah Tabi di mana ada Bupati Jayapura, Keerom, Sarmi, Mamberamo Raya kami telah sepakat untuk mendorong agar Muara Tami, Griwinawa, dan Airu menjadi Kabupaten sendiri,” katanya.

Hal ini dilakukan agar pembangunan dapat menyentuh semua lapisan, dan daerah-daerah yang sama sekali tidak terjangkau dapat merasakan pelayanan seperti yang didapatkan oleh masyarakat yang ada di wilayah perkotaan.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, siapapun yang ingin maju sebagai calon gubernur harus bersikap dewasa dan mengikuti aturan yang berlaku dalam pemilihan kepala daerah.

“Gentleman, dapatkan partai politik atau dukungan independen baru bertarung, itu baru laki-laki,” kata Enembe.

Ia juga berharap agar siapapun yang jadi Gubernur Papua nantinya harus bisa membela rakyat Papua.

“Siapapun jadi gubernur di provinsi ini harus membela kepentingan rakyat Papua.  Harus mampu bicara pada Jakarta, yang tidak boleh, bilang tidak. Jangan jadi orang yang hanya bisa bilang ya saja,” lanjut Enembe. (*)

loading...

Sebelumnya

Kurangi debit air, warga Organda minta drainase dibenahi

Selanjutnya

Solpap minta rencana peresmian pasar perbatasan RI-PNG ditunda

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe