Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Kabupaten Jayapura berhasil capai 100 persen ibu melahirkan selamat
  • Kamis, 10 Januari 2019 — 17:22
  • 779x views

Kabupaten Jayapura berhasil capai 100 persen ibu melahirkan selamat

“Kami berhasil mencapai itu dan akan kami pertahankan pada tahun-tahun mendatang,” kata Khairul menjawab pertanyaan Jubi, Kamis (10/1/2019) di Jayapura.
Ilustrasi ibu-ibu hamil menunggu gilirannya periksa di klinik prenatal di pos kesehatan desa terpencil. - The Guardian/Larissa Tuohy, ChildFund Australia.
Roy Ratumakin
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Khairul Lie mengatakan, pihaknya berhasil mendapatkan capaian terbaik 100 persen dalam penanganan ibu melahirkan selama kurun waktu dua tahun terakhir.

Hal ini menurut Khairul karena peran serta masyarakat khususnya ibu hamil selalu rutin melakukan pemeriksaan kehamilan, melahirkan, dan pasca melahirkan.

“Kami berhasil mencapai itu dan akan kami pertahankan pada tahun-tahun mendatang,” kata Khairul menjawab pertanyaan Jubi, Kamis (10/1/2019) di Jayapura.

Kata Khairul, untuk mendapatkan target ibu melahirkan selamat dan sehat, pihaknya mempunyai berbagai strategi dan beberapa inovasi terbaru. Satu diantaranya adalah mengaktifkan puskesmas berjalan (mobile) dengan cara menjemput ibu hamil dari kampung ke kampung untuk dibawa ke Puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan terdekat.

“Setelah ditetapkan PP nomor 2 tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM) ada 12 item yang harus dilaksanakan, salah satunya yaitu pelayanan terhadap ibu hamil,” ujarnya.

Selain itu, menurut Khairul, pihaknya menyebarkan nomor kontak para bidan dan mantri yang bertugas di puskesmas atau pustu kepada masyarakat setempat. Hal ini dilakukan agar pelayanan dapat dilakukan dengan segera.

“Jadi kalau ada masyarakat yang sakit dan butuh tindakan cepat bisa menghubungi petugas yang nomornya sudah kami sebarkan. Petugas tersebut akan langsung tanggap dengan informasi dari masyarakat. jadi kami tidak menunggu di puskesmas atau pustu, tetapi kami langsung berikan pelayanan dirumah yang bersangkutan atau dibawa ke RS kalau keadaannya butuh tindakan yang spesifik,” katanya.

Terpisah, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Papua, Charles Brabar mengatakan untuk mencapai angka keselamatan ibu melahirkan, masyarakat juga perlu tahu bagaimana cara agar hal tersebut dapat diwujudkan.

“Salah satunya dengan mengatur jarak kehamilan, agar bayi dan ibu dapat sehat pasca melahirkan. Bagaimana mengatur jarak kehamilan, usia paling tepat adalah jarak antara anak pertama dan kedua atau seterusnya harus diatas empat hingga lima tahun,” kata Brabar.

Menurut Brabar, dengan mengatur jarak kehamilan tersebut akan memberikan kesempatan kepada ibu untuk kembali pada kondisi sehat sebelum menuju pada kehamilan berikutnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Tokoh Masyarakat: Aktifkan kembali pelayanan kesehatan di Nduga

Selanjutnya

Sudah enam bulan sekolah di Mbua libur, layanan kesehatan macet

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe