Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Presiden ADB kunjungi Samoa didemo terkait UU kepemilikan tanah
  • Jumat, 11 Januari 2019 — 09:18
  • 476x views

Presiden ADB kunjungi Samoa didemo terkait UU kepemilikan tanah

Fonoti menambahkan, kelompok itu memutuskan untuk menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan pesan mereka melalui suatu protes.
Sejumlah protestor yang menghadiri demo damai di kota Apia. - Samoa Observer/Supplied
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Apia, Jubi - Kelompok Samoa Solidaritas International Group Inc. (SSGI), Selasa kemarin (8/1/2019), mengadakan demo damai di Apia, bertepatan dengan kunjungan Presiden Bank Pembangunan Asia (ADB), Takehiko Nakao.

Berkumpul di sebelah Gedung Bank Sentral Samoa di kota, Presiden SSIG, Nonu Uni Fonoti berkata, bahwa mereka ingin menyampaikan kepada lembaga keuangan multilateral yang berbasis di Manila itu kalau Samoa memerlukan tanahnya sendiri, bukan dana dari ADB.

“Bank ini adalah sumber dari mana semua dana dan pinjaman pemerintah kita datang, dan mereka juga berada di belakang UU Land Titles Registration Act 2008 - UU yang mengatur hingga hak atas tanah adat kita sendiri benar-benar dirampas,” tuturnya.

Fonoti menambahkan, kelompok itu memutuskan untuk menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan pesan mereka melalui suatu protes.

“Begitu kami menerima konfirmasi dari Komisaris Polisi Samoa dan pengacara kami, bahwa kami diizinkan untuk demo damai, kami langsung datang ke sini pagi-pagi,” tambahnya.

Anggota-anggota kelompok itu tiba pada pukul 7 pagi kemarin, sebelum Presiden ADB sampai, jelas Fonoti.

“Presiden ADB (Takehiko Nakao) tiba sekitar pukul 9 pagi dan dia sudah melihat kami,” ujarnya. “Tetapi ia (Nakao) tidak memberi sedikit pun perhatian kepada para demonstran.”

Mengenai pesan apa yang ingin mereka sampaikan kepada Nakao, Fonoti berkata, “Samoa bukan untuk dijual. Kami ingin menjaga tanah yang telah diwariskan dari nenek moyang. Mereka telah memperjuangkan tanah ini dan kami akan mempertahankannya.“

Selasa kemarin adalah hari terakhir Nakao di Samoa, dimana acara terakhir yang dihadirinya adalah upacara peresmian pembangkit listrik tenaga air Tafitoala dan Fausaga, proyek yang dibiayai oleh Pemerintah Samoa dan Selandia Baru, serta Bank Pembangunan Asia dan Uni Eropa. Nakao lalu berangkat meninggalkan Samoa sore hari itu. (Samoa Observer)

loading...

Sebelumnya

Taiwan pererat hubungan dengan Pasifik

Selanjutnya

Pemerintah PNG siap hadapi mosi tidak percaya

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe