Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Dana tambahan infrastruktur juga akan dipakai untuk non transportasi
  • Jumat, 11 Januari 2019 — 12:46
  • 581x views

Dana tambahan infrastruktur juga akan dipakai untuk non transportasi

Jangan mengesampingkan agenda rutin untuk kepentingan publik
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Papua, Muhammad Musa ad - Jubi/Alex
Alexander Loen
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua akan memakai dana tambahan infrastruktur untuk non transportasi. Tahun ini Papua dapat dana tersebut. Angkanya Rp2.8 Triliun lebih.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Papua, Muhammad Musa'ad mengatakan rencana penggunaan dana itu sudah dibicarakan lebih dulu di tingkat eselon I Menko PMK, dan sudah di sepakati bisa dipakai juga untuk non transportasi.

"Papua butuh infrastruktur non transportasi, energi listrik, air bersih, telekomunikasi, serta infrastruktur sosial yang di dalamnya ada pendidikan, olahraga dan lainnya," kata Musa'ad kepada wartawan, di Jayapura, Jumat (11/1/2019).

Penggunaan dana ini juga akan di atur dalam Perdasus nomor 25 tahun 2013 tentang pembagian pengawasan dan penggunaan dana Otsus. Dengan demikian tambahkan keperluan infrastruktur di perluas sehingga tidak hanya infrastruktur trasnportasi (jalan dan jembatan) saja.

"2017 kami sudah pakai juga untuk membangun energi listrik, air bersih, dan telekomunikasi. Sedangkan di 2018 dipakai untuk PON, di antaranya pembangunan sarana dan prasarana olahraga," ujarnya.

Mengenai dukungan untuk PON, jelas Musa'ad, pihaknya sudah membicarakan dengan Bappenas dan di dalam Perdasus juga akan disebutkan 60 persen untuk infrasruktur transportasi, sementara 40 persen non transportasi yang di dalamnya ada olahraga.

"Ini dilakukan agar ada dasar hukum yang bisa dipakai selain infrastruktur transportasi. Paling tidak 2018, 2019 dan 2020 kami pakai untuk PON, kalau event ini sudah selesai baru dialihkan ke bidang lainnya lagi," katanya.

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan, meski pihaknya berharap APBD Papua Tahun Anggaran (TA) 2019 fokus pada kesiapan penyelenggaraan PON XX, 2020 di Papua. Namun bukan berarti sektor lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diabaikan.

"Jangan mengesampingkan agenda rutin untuk kepentingan publik," kata Yunus Wonda.

Menurutnya, meski sebagian besar anggaran akan difokuskan pada persiapan PON, namun bagaimanapun juga ada sektor-sektor lain yang merupakan kepentingan publik harus mendapat perhatian.

"Kepentingan publik itu tak bisa diabaikan. Bagaimana pun juga, masyarakat juga butuh perhatian," ujarnya. (*)

 

 

loading...

Sebelumnya

SAR Nabire masih cari warga tenggelam

Selanjutnya

Mendorong OAP manfaatkan peralatan teknologi tepat guna

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe