Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Mendorong OAP manfaatkan peralatan teknologi tepat guna
  • Jumat, 11 Januari 2019 — 16:35
  • 642x views

Mendorong OAP manfaatkan peralatan teknologi tepat guna

"Semua peralatan telah diantar sekaligus melakukan demonstrasi kepada masyarakat selama tiga hari. Meskipun hanya beberapa hari, UPN Veteran akan terus memantau produksinya di Merauke"
Sejumlah peralatan teknologi tepat guna yang siap dimanfaatkan untuk memproduksi berbagai kebutuhan – Jubi/Frans L.Kobun
Ans K
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

KEMENTERIAN Desa (Kemendes) melakukan kerja sama dengan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur untuk memproduksi sejumlah peralatan teknologi tepat guna, bagi siapa saja yang melaksanakan usahanya.

Kali ini, UPN Veteran Jawa Timur memfokuskan perhatian ke Kabupaten Merauke, setelah hasil presentasi Pastor Anselmus Meo, SVD di Palangkaraya tahun 2017 silam. Hasil presentasi pastor berbuah manis. Lalu direspons dan ditindaklanjuti Kemendes, sehingga pada akhir Desember lalu, sejumlah peralatan tersebut diantar langsung tim dari UPN.

Peralatan teknologi tepat guna tersebut mencakup mesin pengolahan daging dan ikan untuk menghasilkan bakso, abon, sosis, hingga burger. Berikutnya, mesin pengolahan kelapa mulai dari alat bacok tempurung sampai mesin untuk menghasilkan santan sampai produksi minyak kelapa.

Selain itu, ada juga mesin produksi buah-buahan dan pisang yang nanti menghasilkan keripik. Termasuk memproduksi mangga untuk dapat dijadikan minuman.

Peralatan lain adalah mesin produksi pakan ternak mulai dari mesin penghancur, pencampur, sekaligus fermentasi dan mesin untuk menghasilkan pakan dalam bentuk butiran-butiran.

Direktur Inkubator Bisnis UPN Veteran Jawa Timur, Eddy Mulyadi, kepada Jubi pekan lalu, menjelaskan selama ini ada kerja sama UPN bersama Kemendes untuk kompetensi peralatan tepat guna.

“Jadi, kami diberikan tugas serta tanggung jawab memproduksi sekaligus mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan masyarakat melalui kelompok usaha,” ujarnya.

Presentasi dari Pastor Anselmus Meo, Pimpinan Rumah Pangan Lestari (RPL) Sesawi, akhirnya disetujui Kemendes untuk persiapan sekaligus sejumlah peralatan dimaksud. Namun, lanjut Mulyadi, sebelum peralatan di-dropping, timnya melakukan survei terlebih dahulu di Kabupaten Merauke dan memastikan adanya potensi alam yang dapat digunakan untuk memproduksi olahan pangan, seperti pisang dan kelapa. Juga pakan ternak dan lain-lain yang berbasis kearifan lokal.

“Kita juga mendatangkan beberapa unit mesin produksi kelapa. Karena setelah dilakukan peninjauan, banyak kelapa dimiliki masyarakat di kampung-kampung,” ujarnya.

Dijelaskan, semua peralatan telah diantar sekaligus melakukan demonstrasi kepada masyarakat selama tiga hari. Meskipun hanya beberapa hari, pihaknya akan terus memantau produksinya di Merauke.

“Saya yakin dan percaya, Pastor Anselmus Meo memiliki kemampuan dan keahlian, sehingga dapat mendampingi sejumlah anak Papua untuk mengoperasikan dan memproduksi potensi alam yang ada,” katanya.

“Memang perlu ada teknisi yang perlu dilatih secara khusus. Sehingga dapat mengoperasikan semua peralatan dimaksud. Tentunya kami akan terus mendorong dan melakukan pendampingan,” lanjutnya.

Pimpinan RPL Sesawi Merauke, Pastor Anselmus Meo, menjelaskan sesungguhnya ia telah memprogramkan hal ini di Keuskupan Agung Merauke, hanya saja dalam pelaksanaan tak berjalan.

“Ya, tahun 2017, saya diundang Kemendes menjadi pelopor kedaulatan pangan energi dan lingkungan di Palangkaraya sekaligus melakukan presentase,” ujarnya.

Hasil presentase itu direspons Kemendes, sebab sejumlah hasil olahan, seperti pakan ternak, dendeng maupun ikan, selalu mewakili Merauke di pentas nasional.

“Hasil presetasi saya ditindaklanjuti dengan penyerahan sejumlah peralatan teknologi tepat guna yang diantar tim dari UPN Veteran Jawa Timur. Sekaligus dapat membantu petani, peternak, maupun nelayan. Dimana, mereka tak hanya menjual hasil mentah, tetapi juga kemasan dalam bentuk kemasan berdaya saing global setelah diproduksi,” ujarnya.

“Bagi saya, sejumlah peralatan itu sangat penting, karena potensi alam di sini sangat menjanjikan,” lanjutnya.

Pastor Anselmus menambahkan peralatan dimaksud dikhususkan bagi orang asli Papua. Jika selama ini adanya slogan OAP tak bisa, kini saatnya mereka dilatih dan didampingi secara terus menerus.

“Banyak anak muda Papua bekerja dengan saya. Sehingga nantinya mereka akan dilatih secara khusus mengoperasikan sejumlah peralatan tersebut agar bisa memproduksi berbagai kebutuhan,” ujarnya.

“Kita harus akui bahwa banyak potensi masyarakat didapatkan, hanya saja kesulitan pemasaran. Sehingga ketika busuk, terpaksa dibuang begitu saja. Nah, dengan sejumlah peralatan ini, tentunya akan dapat diproduksi sekaligus dipasarkan,” katanya lagi.

Peralatan yang ada, menurutnya, tak dibawa ke Distrik Naukenjerai. Tetapi diamankan di kota sekaligus membangun tempat untuk dapat dioperasikan. Nantinya hasil masyarakat seperti pisang, kelapa, dan lain-lain dapat dibawa untuk diproduksi di sini.

“Saya mempunyai warga binaan di sejumlah kampung di Distrik Naukenjerai seperti Kondo, Nasem, Kuler. Semua hasil yang dipanen, dapat dibawa ke sini untuk diproduksi dan dapat dibawa ke pasar untuk dijual,” ujarnya.

Stevanus Gebze, salah seorang binaan Pastor Anselmus Meo, mengaku senang dengan banyaknya peralatan yang didatangkan. Tentunya ini sangat bermanfaat.

“Kami yakin pastor akan melatih sekaligus mendampingi secara terus menerus mengoperasikan sejumlah peralatan dimaksud untuk memproduksi hasil alam yang dibawa,” tuturnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Di Merauke, seorang IRT tewas gantung diri

Selanjutnya

IRT gantung diri, Pengamat: Mungkin ada masalah serius dengan suaminya

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe