Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Papua
  3. Ribut soal hak ulayat, pembangunan patung Yesus dihentikan
  • Sabtu, 12 Januari 2019 — 18:19
  • 3297x views

Ribut soal hak ulayat, pembangunan patung Yesus dihentikan

"Bukan salah pemerintah, tapi selalu ada pemalangan sehingga kami memutuskan untuk berhenti dan nampaknya (ikon patung) tidak bisa turut menyemarakkan pelaksanaan PON XX pada 2020 di Papua sebagai salah satu tempat wisata," katanya.
Ilustrasi Patung Yesus - Jubi/Dok.
ANTARA
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang akhirnya menghentikan proyek pembangunan ikon pariwisata baru yakni Patung Yesus setinggi 33,3 meter dengan luas tanah dua hektare di Pantai Base-G, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Papua Girius One Yoman mengatakan, penghentian proyek tersebut dikarenakan permasalahan hak ulayat di lokasi pembangunan yang tidak kunjung selesai.

"Bukan salah pemerintah, tapi selalu ada pemalangan sehingga kami memutuskan untuk berhenti dan nampaknya (ikon patung) tidak bisa turut menyemarakkan pelaksanaan PON XX pada 2020 di Papua sebagai salah satu tempat wisata," katanya, Sabtu (12/1/2019) di Jayapura. 

Menurut Girius, pemerintah daerah tinggal membangun, permasalahannya ada pada masyarakat karena saling klaim soal hak ulayat di kawasan tersebut.

"Masalah pembebasan lahan di lokasi pembangunan patung Yesus sudah dibayarkan kepada pemilik hak ulayat, namun, masih ada pihak lain yang komplain," ujarnya.

Dia menjelaskan awalnya ikon pariwisata baru berupa Patung Yesus ini akan dibangun sebagai tempat wisata bagi kontingen PON XX yang hendak berwisata, sehingga juga dapat menambah pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat.

"Anggaran pembebasan lahan tidak lagi dianggarkan pada 2019 sehingga akhirnya proyek pembangunannya dihentikan," katanya.

Sekadar diketahui, rencananya materi dari Patung Yesus ini akan dipesan dari luar Papua, yakni Dinas PU telah melakukan kajian terhadap semua Patung Yesus yang ada di dunia, seperti di Brazil, Timor Leste dan Spanyol. Jika pembangunan kawasan ini selesai, maka akan ada pelataran atau halaman yang dapat digunakan sebagai tempat KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani). Nantinya ketika para wisatawan datang ke Pantai Base-G, diharapkan bisa sekaligus juga beriwisata rohani. (*)

loading...

Sebelumnya

Enembe tetap tunggu kepastian jadwal penerimaan CASN

Selanjutnya

Peletakan batu pertama Gereja Baptis Menehi, Jikwa: Tak ada yang tak mungkin bagi Tuhan

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe