TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Masyarakat didorong buat konten bermanfaat
  • Rabu, 16 Januari 2019 — 18:44
  • 503x views

Masyarakat didorong buat konten bermanfaat

Kami mendorong supaya internet tidak sekedar digunakan untuk narsis saja,
Kasubdit Audio Visual dan Medis Sosial Direktorat Pengelolaan Media, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Dimas Aditya Nugraha memberikan materi pada pelatihan pemanfaatan teknologi digital dalam jurnalistik di Surabaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Surabaya, Jubi – Dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang ditambah dengan kecepatan internet yang memadai saat ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, berharap seluruh masyarakat dapat memanfaatkan hal itu untuk sesuatu yang lebih bermanfaat.

Hal itu dikemukakan Kasubdit Audio Visual dan Medis Sosial Direktorat Pengelolaan Media, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Dimas Aditya Nugraha saat memberikan materi pada pelatihan pemanfaatan teknologi digital dalam jurnalistik di salah satu hotel di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (16/1/2019).

Menurut dia, kementerian komunikasi dan informatika selalu mendorong penggunaan internet yang semakin cepat, gadget yang semakin murah, harga paket data yang terjangkau, sehingga dalam pemilihan konten digital dapat dimanfaatkan untuk hal yang lebih positif.

“Dengan internet yang sudah memadai ini, bagaimana kita mencoba membuat satu konten yang positif atau menggunakan internet yang lebih baik dan bermanfaat, begitu juga di Papua,” katanya.

Misalnya kata Dimas, dari segi teknologi yang ada ini dapat dimanfaatkan bagaimana caranya internet bisa menghasilkan uang, semisal berjualan secara online maupun melalui media sosial yang ada.

Pasalnya, kata dia, banyak konten kreator seperti vlogger, youtubers, membuat suatu konten dengan menggunakan smart phone (ponsel pintar) lalu diunggah dan memberikan penghasilan bagi pembuat konten tersebut.

“Di situlah bagaimana kami mendorong supaya internet tidak sekedar digunakan untuk narsis saja, tetapi juga bisa menghasilkan rupiah dan meningkatkan ekonomi keluarga,” .

Di sisi lain, kemajuan teknologi saat ini para jurnalis juga diharap dapat menjadi filter atau penyeimbang suatu informasi yang berkembang sehingga segala berita bohong (hoaks), paham radikalisme maupun informasi yang tidak valid lainya dapat diluruskan oleh para media mainstream.

“Kalau dulu hanya media mainstream yang bisa menyediakan konten-konten informasi buat masyarakat, sekarang setiap orang bisa menjadi produsen konten seperti vlogger, blogger. Tetapi media mainstrem masih punya kekuatan pengawas dan aturan etika, sehingga diharapkan bisa meredam hoaks itu atau menyajikan berita yang lebih valid dengan data yang baik,” katanya.

Manajer Tim Pengembangan Ekonomi kantor perwakilan Bank Indonesia Papua, Galih Budi Utomo mengatakan, pihaknya melihat sudah cukup banyak UMKM yang memanfaatkan teknologi digital atau berjualan lewat e-commercial seperti di sejumlah situs belanja online, dimana untuk sejumlah produk di Papua sudah ada.

“Selain itu ada juga yang melalui media sosial banyak juga yang sudah memanfaatkan, namun memang jumlahnya masih belum optimal sebenarnya dari jumlah UMKM yang ada di Papua,” kata Galih.

Untuk itu katanya, Bank Indonesia mendorong juga membuat suatu pelatihan pemanfaatkan teknologi digital atau e-commercial membuat pelatihan dengan bekerjasama dengan Tokopedia.

Hal ini dimaksudkan, agar UMKM yang belum tersentuh dengan teknologi bisa memanfaatkan itu untuk meningkatkan usahanya, mengakses pasar.

“Harapannya, ke depan juga kita sedang inisiasi dengan PT. Pos Indonesia yang juga mempunyai program untuk peningkatan UMKM yang Go Digital, untuk melatih tentang pengiriman barang kemudian juga bisa membantu untuk pelatihan ekspor,” ujar dia. (*)

loading...

Sebelumnya

Februari, Pemuda Baptis Papua gelar Raker II

Selanjutnya

12 sekolah tak beroperasi, itu tanggung jawab kabupaten Jayawijaya

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe