TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Ikan laut di pasar Pharaa Sentani masih mahal
  • Jumat, 18 Januari 2019 — 07:56
  • 504x views

Ikan laut di pasar Pharaa Sentani masih mahal

Sudah tiga bulan, sejak Oktober hingga Desember lalu, harga ikan laut di Pasar Pharaa Sentani, mengalami kenaikan. Hingga pekan kedua Januari, harga ikan laut masih tetap mahal. Faktor cuaca menjadi penyebab mahalnya ikan laut.
Seorang penjual ikan laut di pasar Pharaa Sentani, saat melayani pembeli - Jubi/Yance Wenda
Yance Wenda
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi - Sudah tiga bulan, sejak Oktober hingga Desember lalu, harga ikan laut di Pasar Pharaa Sentani, mengalami kenaikan. Hingga pekan kedua Januari, harga ikan laut masih tetap mahal. Faktor cuaca menjadi penyebab mahalnya ikan laut.

Hendy,  seorang penjual ikan di pasar Pharaa Sentani, Kabupaten Jayapura, mengatakan sampai saat ini harga ikan belum kembali normal.

"Harga ikan naik sudah tiga bulan terakhir, sampe Januari ini juga belum turun," ucapnya.

Ia menambahkan kenaikan harga terjadi karena faktor cuaca.

"Sekarang ini kan musim angin, jadi di laut sana nelayan susah untuk dapat ikan," kata Hendy, kepada Jubi, di Sentani, Kamis (17/1/2019).

Hendy mengatakan ketika harga ikan tidak tinggi seperti sekarang, ia bisa ambil lebih. Namun saat ini jatah ambil berkurang.

"Dalam sekali ambil itu bisa 3-4 ember tapi sekarang paling dua ember saja karena ikan susah dapat," jelasnya.

Ia juga menjelaskan ikan yang ambil itu dijual dengan cara berbeda, ada yang dipotong dan ada yang dijual utuh.

"Yang potong itu biasanya Rp 40ribu tapi sekarang saya jual Rp 50ribu. Kalau yang utuh Rp 80ribu, naik menjadi Rp 200ribu," ucap Hendy.

Seorang pembeli ikan, Yondy Kogoya, mengatakan ia hanya membeli ikan laut ketika ingin  makan ikan laut saja.

"Kalau mau beli yang ikan potongan itu susah bukan tidak ada uang tapi kalau di rumah banyak orang itu mau makan apa nanti, jadi saya lebih suka beli kepala ikan saja," jelasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Harga naik, peminat ikan lele tetap banyak

Selanjutnya

Disperindagkop dan UKM Jayapura targetkan Rp1,7 miliar dari retribusi pasar

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe