TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Lima belas polisi PNG ditahan selang empat bulan
  • Jumat, 18 Januari 2019 — 09:49
  • 951x views

Lima belas polisi PNG ditahan selang empat bulan

Sebagian besar pelanggar merupakan anggota kepolisian yang masih dalam periode percobaan.
Anggota Kepolisian PNG. - RNZI / Johnny Blades
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Moresby, Jubi - Lima belas anggota kepolisian PNG dipenjarakan dalam empat bulan terakhir, akibat berbagai pelanggaran dan penyimpangan hukum, termasuk di antaranya kekerasan. Mereka termasuk di antara 31 anggota lainnya di daerah National Capital District (NCD), yang ditangkap dan digugat sejak September lalu.

Seratus kasus yang melibatkan polisi telah diperiksa oleh tim dari kepolisian dan satuan tugas khusus, petugas yang bertanggung jawab, Sersan Apollo Terry, dan Komandan Kepolisian Daerah Metropolitan NCD, Chief Superintendent Perou N 'Damou membenarkan, Selasa (15/1/2019) kemarin.

Menurut keduanya, tim itu telah bekerja keras melaksanakan tugas besar, untuk memastikan anggota kepolisian yang melanggar hukum, untuk diselidiki dan digugat sesuai hukum. Pelanggaran-pelanggaran itu termasuk kekerasan, membantu tahanan untuk melarikan diri, dan KDRT.

Sebagian besar pelanggar merupakan anggota kepolisian yang masih dalam periode percobaan.

“Sangat sulit bagi kami untuk menyelidiki kolega kami sendiri, namun hal ini harus tetap dilakukan. Ini adalah inisiatif dari Komisaris Polisi, Gari Baki, yang melalui dukungan berbagai unit, baik dalam daerah NCD maupun dalam kepolisian secara keseluruhan, bisa membentuk sebuah tim dengan tugas memastikan bahwa anggota polisi yang melanggar hukum, akan ditangkap dan diproses,” kata Chief Superintendent N'Dranou.

Ia mengatakan berkat satuan tugas itu, tim ini bisa menindaklanjuti polisi pria dan wanita yang terlibat dalam berbagai kegiatan ilegal. “Kami berada di garis depan semua investigasi dalam komando ini, dan sejauh ini kami telah berhasil dalam pekerjaan kami. Jumlah penangkapan dan putusan diperkirakan akan meningkat, semenjak kita memasuki tahun baru,” tegas Sersan Terry.

Kedua pria itu berkata bahwa mereka telah didekati oleh banyak polisi senior di daerah itu, yang telah melaporkan menurunnya keterlibatan polisi dalam kegiatan-kegiatan ilegal.

Pada awal tahun lalu Kompol Baki mengumumkan pembentukan tim itu, untuk menyelidiki polisi pria dan wanita yang terlibat dalam praktik-praktik korup. (Post-Courier)

loading...

Sebelumnya

Kunjungan PM Australia ke Vanuatu dan Fiji

Selanjutnya

PM Samoa diminta naikkan upah minimum

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe