TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Butuh 11 menit untuk mencoblos lima surat suara
  • Jumat, 18 Januari 2019 — 21:57
  • 629x views

Butuh 11 menit untuk mencoblos lima surat suara

"Satu orang membawa surat suara lima lembar. Setelah dilakukan simulasi di KPU RI, satu orang membutuhkan waktu 11 menit. 11 menit ini di kota, belum lagi di kampung," ujar Kossay di kantor Walikota Jayapura, Jumat (18/1/19).
Ketua KPU Papua, Theo Kosaay (baju hitam) saat berbincang-bincang dengan ASN Pemerintah Kota Jayapura. Jubi/Ramah
Ramah
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Pada Pemilu serentak yang jatuh pada 17 April 2019, setiap orang  yang menyalurkan hak suaranya akan membawa lima surat suara, yakni yang berwarna abu-abu untuk pemilihan presiden, warna merah untuk DPD RI, warna kuning untuk DPR RI, warna biru untuk DPRP, dan warna hijau untuk DPR kabupaten/kota. 

"Satu orang membawa surat suara lima lembar. Setelah dilakukan simulasi di KPU RI, satu orang membutuhkan waktu 11 menit. 11 menit ini di kota, belum lagi di kampung," ujar Kossay di kantor Walikota Jayapura, Jumat (18/1/19).

Untuk itu kata Kossay, dalam waktu dekat KPU Papua akan melakukan simulasi bagi masyarakat di kampung guna mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan.

"Jumlah pemilih di Jayapura khususnya ada 300.752 orang. Data ini sesuai dengan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP-2) Pemilu 2019. Jumlah TPS di Jayapura ada 1.262 dan satu TPS jumlah pemilih ada 300 orang," ungkapnya.

Terkait dengan logistik, ujar Kossay, saat ini direncanakan untuk pengadaan dan pencetakan, namun belum mendapatkan petunjuk teknis (Juknis) dari KPU RI dan semua dilakukan secara e-katalog yang sudah lolos verifikasi KPU RI.

"Tidak lagi ditingkat lokal dan itu tidak dipihak ketigakan tidak seperti dulu. Semuanya sudah melalui KPU RI dan semuanya sudah ditunjuk langsung," jelasnya.

Untuk juknis pencetakannya lanjutnya, belum dilakukan, dan diharapkan akhir Januari 2019 sudah ada. Kemudian, terkait penghitungan surat suara, juknis dari KPU RI juga belum ada.

"Oleh karena itu, KPUD, KPU kota dan KPU provinsi sedang menunggu juga dari KPU RI. Untuk logistik yang sudah ada di KPU kota, yaitu kotak suara sebanyak 6.780 buah, tinta ada 2.634 botol, segel ada 137178 keping, bilik ada 5.380 buah, sampul untuk tingkat TPS dan tingkat PPS, dan PPD serta alat kelengkapan TPS," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jayapura, Rinto Pakpahan mengatakan, setiap tahapan yang telah dilakukan KPU selalu dalam pengawasan Bawaslu.

"Kami terus melakukan pengawasan tahapan kampanye yang sedang berlangsung hingga berakhirnya pemilu 2019, yang sampai saat ini masuk bulan ketiga setelah masa kampanye terakhir di September 2018," jelasnya.

Pakpahan menambahkan, Bawaslu memiliki program Ngopi Jahe (ngobrol pemilu Jayapura hebat) dan sudah membentuk tim relawan pemilu bersama pihak kampus untuk Jayapura yang berdemokrasi agar Kota Jayapura menjadi barometer di Papua. (*)

loading...

Sebelumnya

Perlu strategi antisipasi keterlambatan penyaluran beasiswa LN

Selanjutnya

APBD Papua TA 2019 senilai Rp 13,9 triliun

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe