TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Bupati Manokwari pastikan izin toko Bintang Jaya dicabut
  • Jumat, 18 Januari 2019 — 22:19
  • 2281x views

Bupati Manokwari pastikan izin toko Bintang Jaya dicabut

"Surat izin sudah siap dicabut,” ujar Demas melalui pesan singkatnya kepada Jubi.
Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari, T. Banjar Nahor saat melakukan pemeriksaan barang bukti miras dan mobil yang dilimpahkan oleh Pengadilan kepada Jaksa. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).
Hans Kapisa
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Desakan publik di Manokwari mulai terjawab. Then Toni, bos pemilik toko Bintang Jaya yang juga sebagai satu dari sejumlah otak pemasok dan pengedar minuman keras di Manokwari akhirnya divonis penjara lima bulan dan denda Rp40 juta oleh Hakim Faisal Kossah dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Manokwari, Jumat (18/1/2019).

Selain mendapat hukuman karena melanggar Perda larangan Miras yang berlaku, Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan juga telah memastikan untuk pencabutan izin usaha  toko elektronik Bintang Jaya milik terdakwa Then Toni yang beralamat di Jalan Trikora Wosi, Kelurahan Wosi Manokwari.

"Surat izin sudah siap dicabut,” ujar Demas melalui pesan singkatnya kepada Jubi.

Pencabutan izin toko Bintang Jaya tersebut merupakan sanksi terberat diluar sanski yang tertuang dalam Perda Miras yang berlaku di Manokwari. Namun, selaku Kepala Daerah, Demas Mandacan punya kewenangan penuh untuk menjawab tuntutan publik yang selama ini diresahkan dengan berbagai kasus kriminal bahkan kehiangan nyawa manusia akibat miras.

Selain pencabutan izin usaha, Then Toni juga dianggap pantas dikeluarkan dari Manokwari. Usaha toko Bintang Jaya milik Then Toni, diduga sebagai bemper/casing untuk menutup usaha gelapnya yang selama ini mengancam keamanan warga Manokwari. Bukan saja Pemda dan Penegak hukum, miras juga menjadi sorotan utama pihak Gereja.

Di tempat terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari T.Banjar Nahor memastikan bahwa barang bukti miras dan mobil milik terdakwa Then Toni sudah diterima dari pihak Pengadilan Negeri Manokwari. Dia menjamin tidak akan berkurang hingga dimusnakan.

"Barang bukti, sudah kami terima, saya jamin tidak berkurang sampai saat pemusnahan. Tapi untuk mobil, sesuai vonis Hakim bahwa sudah dirampas oleh Negara jadi akan kami titipkan ke rumah barang sitaan negara (rubasan),” ujarnya.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Rudolf Albert Rodja memastikan bahwa tidak ada keterlibatan pejabat utama Polda Papua Barat dalam penyeludupan miras tersebut. 

Dikonfirmasi Jubi belum lama ini, Rodja menepis isu tentang keterlibatan sejumlah pejabat Polda Papua Barat seperti yang disebutkan oleh Then Toni berdasarkan keterangan Kombes Godhelp Mansnembra dalam rilis persnya di Manokwari.

"Tidak ada keterlibatan pejabat Polda Papua Barat, itu informasi yang beredar, tapi pejabat siapa? Itu dia mencatut nama dan saya akan cari tahu. Kalau itu ada pejabat atau siapapun, saya proses. Saya sudah perintahkan Dir Narkoba untuk mencari pencatut nama itu,” ujar Rodja. (*)

loading...

Sebelumnya

Then Toni, “otak” peredaran Miras Manokwari diputus bersalah

Selanjutnya

Izin tambang emas akan keluar, Kostan Natama: Belum ada kata sepakat

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe