TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Bawaslu Jayapura tangani delapan laporan dugaan pelanggaran pemilu
  • Sabtu, 18 Januari 2019 — 08:42
  • 429x views

Bawaslu Jayapura tangani delapan laporan dugaan pelanggaran pemilu

Sejak November 2018 hingga Januai 2019, Bawaslu Jayapura menangani delapan laporan dugaan pelanggaran pemilu.
Ketua Bawaslu Kabupaten (tengah) bersama anggota saat proses penyelesaian sengketa pilkada beberapa waktu lalu - Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Sejak November 2018 hingga Januai 2019, Bawaslu Jayapura menangani delapan laporan dugaan pelanggaran pemilu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Jayapura, Zakarias Ronsumre, mengatakan dalam penanganan laporan, pihaknya terlebih dulu melihat kelengkapan serta bukti-bukti yang disertakan dalam laporan tersebut. Termasuk melakukan pengkajian dan investigasi langsung ke tempat kejadian.

"Dari laporan yang disampaikan ini masih sebatas dugaan, karena tidak memenuhi syarat dan unsur yang mengarah kepada pelanggaran pemilu. Sementara yang melapor ini adalah tim sukses calon legislatif serta partai pendukung," jelas Ronsumre di Sentani, Jumat (18/1/2019).

Dikatakan, dari delapan laporan tersebut, semuanya tersebar di daerah pemilihan (Dapil) I dan Dapil III. Pelanggaran yang ditemui adalah pengrusakan alat peraga kampanye (APK) dari para calon legislatif yang maju di Kabupaten Jayapura. 

"Para pelapor sebelum memberikan laporan harusnya memperhatikan unsur-unsur yang dibutuhkan dalam pelaporan tersebut. Hal ini akan memudahkan pihak kami untuk secara cepat melakukan tindakan dan verifikasi terhadap laporan yang diterima," katanya.

Sementara itu, Seprianti Pandi Rumkabu, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu, mengatakan dalam pelaporan yang dilakukan ketika ada dugaan pelanggaran, ada waktu yang diberikan juga kepada si pelapor ketika dalam pelaporan tersebut belum memenuhi unsur yang dimaksud.

"Tujuh hari setelah kejadian harus dilaporkan. Setelah melapor ada waktu yang diberikan untuk perbaikan apabila unsur-unsur pelaporan tidak lengkap. Syarat formal antara lain kronologis kejadian dan lokasi kejadian. Sementara syarat material berupa foto, video, dan audio yang dapat dijadikan alat bukti,," ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Tanah dan aset bandara Sentani milik Kemenhub

Selanjutnya

Sukseskan Jayapura Go Adipura 2019 dan PON 2020, semua harus berkontribusi

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe