TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Teknologi dan internet jadi tantangan Madrasah kekinian
  • Sabtu, 19 Januari 2019 — 18:18
  • 690x views

Teknologi dan internet jadi tantangan Madrasah kekinian

"Untuk membentengi anak-anak di sekolah pesantren dan madrasah bukan hanya pendidikan umum tapi juga secara moral dan Islam," kata Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru di kantor Walikota Jayapura, Sabtu (29/1/19).
Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru (baju putih) saat berbincang-bincang dengan kolega - Jubi/Ramah.
Ramah
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Perubahan industri teknologi yang tak terbendung dari 1.0, di mana tenaga digantikan dengan mesin, 2.0 yaitu mesin dilengkapi dengan sistem komputer, 3.0 munculnya internet hingga era industri 4.0 yang sangat digital dan artificial intelligent (kecerdasan buatan), ternyata juga berpengaruh terhadap dunia pendidikan berbasis agama.

Guna menyesuaikan pendidikan khususnya di sekolah madrasah sesuai dengan tuntutan zaman, yang sekarang sudah era modernisasi, tentu hal ini juga sangat penting bagi sekolah keagamaan seperti Madrasah.

"Untuk membentengi anak-anak di sekolah pesantren dan madrasah bukan hanya pendidikan umum tapi juga secara moral dan Islam," kata Wakil Walikota Jayapura, Rustan Saru di kantor Walikota Jayapura, Sabtu (29/1/19).

Menurutnya, tantangan sekolah madrasah saat ini adalah era industri internet yang membuat peserta didik di sekolah madrasah dengan bebas berselancar tanpa batasan waktu.

"Sehingga dari kecil sudah ditanami dengan moral yang tinggi maka dengan mudah untuk membantunya dari segala hal yang terkait dengan perkembangan zaman," ujarnya.

Diakuinya, informasi-informasi yang tidak bertanggungjawab, informasi yang bisa menyesatkan bahkan juga informasi yang bisa memecah kerukunan, mudah didapat dari dunia maya atau internet.

"Tantangan itu adalah masalah-masalah sekarang serba instan informasi informasi lewat internet lewat media maka harus bisa niat saat berselancar di media sosial maupun internet," jelasnya.

Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Syamsuddin menuturkan, peserta didik dari sekolah madrasah harus ditanamkan dengan moral yang tinggi.

"Caranya melalui pendidikan baik dalam sekolah maupun luar sekolah dari tokoh-tokoh agama dan orang tua makanya dibentuknya dengan moral dan pendidikan agama yang tinggi," ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

95 persen BPJS warga ditanggung Pemkot Jayapura

Selanjutnya

Guru di Serui belum terima tunjangan 2018

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe