TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Perempuan dan Anak
  3. Menteri Yohana: Orangtua jangan dijadikan pembantu
  • Minggu, 20 Januari 2019 — 14:53
  • 3831x views

Menteri Yohana: Orangtua jangan dijadikan pembantu

“Saya mau sampaikan kepada kalian anak-anak yang ke sini antar orangtua datang ikut perayaan Natal bersama, agar jangan sampai kalian jadikan orangtua sebagai pembantu. Semua anak tidak boleh lakukan hal itu,” seru Mama Yo, sapaan akrab Menteri P3A, saat menggelar open house dan Natal bersama lansia dan penyandang disabilitas di Nabire, Sabtu (19/1/2019).
Menteri Yohana saat menyampaikan pesan-pesan kepada para lansia – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Nabire, Jubi – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Yohana Z. Yembise, mengatakan orangtua jangan sampai dijadikan pembantu. Anak-anak yang mengantar orangtuanya datang untuk mengikuti Natal bersama, agar memperhatikan dan jangan sekali-sekali main suruh-suruh orangtua. Pesan ini juga untuk semua anak di Indonesia.

“Saya mau sampaikan kepada kalian anak-anak yang ke sini antar orangtua datang ikut perayaan Natal bersama, agar jangan sampai kalian jadikan orangtua sebagai pembantu. Semua anak tidak boleh lakukan hal itu,” seru Mama Yo, sapaan akrab Menteri P3A, saat menggelar open house dan Natal bersama lansia dan penyandang disabilitas di Nabire, Sabtu (19/1/2019).

Dikatakan Mama Yo, orangtua pada masa tuanya harus menikmati hidup sebebas-bebasnya. Mereka tidak boleh jaga cucu, tidak boleh cuci piring, masak, atau bekerja seharian.

“Anak zaman sekarang sering mempekerjakan orangtuanya bagaikan pembantu. Itu salah dan tidak boleh,” kata Mama Yo.

“Padahal usia 60-an mereka harus menjaga kesehatan, stamina, dan pola makan, agar lebih menambah umur. Kita sering salah dalam hal ini,” sambungnya.

Menurut Mama Yo, penanganan perempuan dan anak sudah dilakukan pemerintah pusat hingga ke kabupaten. Mamun untuk lansia dan penyandang disabilitas diakui masih kurang. Padahal sudah ada undang-undangnya.

Dia mengatakan di negara maju, lansia sangat di kedepankan dan diperhatikan. Contohnya, mereka digratiskan jika bepergian menggunakan taksi, punya klub-klup lansia, tinggal menunjukkan kartu dari Dinas Sosial setempat, mereka akan diutamakan. Ada kursi prioritas untuk lansia dan penyandang disabilitas, termasuk infrastruktur yang ramah untuk mereka.

“Kalau di Indonesia masih belum sampai ke situ,” terangnya.

Untuk itu, dia berharap kepada semua anak muda di Indonesia untuk menjaga, memanjakan, dan merawat orangtua sebaik mungkin.

“Hidup ini anugerah yang harus kita nikmati bersama. Mari kita jaga orangtua kita layaknya mereka merawat dan membesarkan kita sejak masih dalam kandungan,” pesannya.

Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim, sependapat dengan Menteri Yohana. Bahwa lansia dan penyandang disabilitas belum mendapatkan perhatian cukup. Diapun berjanji akan memerintahkan kepada OPD terkait untuk memprogramkan dan memprioritaskan lansia dan penyandang disabilitas.

“Buat program dan berikan anggaran yang cukup dalam menangani lansia dan penyandang disabilitas,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Di Ampera IV, polisi amankan puluhan botol sopi

Selanjutnya

Tahun 2019, Kementerian P3A fokus program Three Ends

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe