TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Jelang PON, Dinas PUPR siap rehab total infrastruktur
  • Minggu, 20 Januari 2019 — 17:03
  • 451x views

Jelang PON, Dinas PUPR siap rehab total infrastruktur

Untuk mengantisipasi kemacetan di Kota Jayapura dan sekitarnya.
Salah satu ruas jalan yang ada di Kota Jayapura - Jubi/Alex
Alexander Loen
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi - Jelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Bumi Cenderawasih, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Papua menyatakan siap merehab total infrasruktur yang ada di ibukota provinsi itu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua, Girius One Yoman, mengatakan perbaikan fasilitas jalan bertujuan untuk mengantisipasi kemacetan di Kota Jayapura dan sekitarnya.

"Perbaikan yang kami lakukan seperti jalan, jembatan, talud dan drainase," kata Yoman kepada wartawan, di Jayapura, pekan kemarin.

Menurut ia, perbaikan fasilitas harus dilakukan, mengingat beberapa ruas jalan yang ada saat ini perlu dirapikan. Rehab akan dilakukan tahun ini.

"Soal besaran anggaran nanti kami akan bahas. Intinya kami akan melakukan rehab total infrastruktur yang ada di ibukota," ujarnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Papua, Muhammad Musa'ad mengatakan Pemerintah Provinsi Papua akan memakai dana tambahan infrastruktur untuk non transportasi.

Mengenai dukungan untuk PON, pihaknya sudah membicarakan dengan Bappenas. Di dalam Perdasus juga akan disebutkan 60 persen untuk infrasruktur transportasi, sementara 40 persen non transportasi yang di dalamnya ada olahraga.

"Ini dilakukan agar ada dasar hukum yang bisa dipakai selain infrastruktur transportasi. Paling tidak 2018, 2019 dan 2020 kami pakai untuk PON, kalau event ini sudah selesai baru dialihkan ke bidang lainnya lagi," kata Musa'ad. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Perekaman KTP di Papua tak kunjung selesai

Selanjutnya

Pembangunan jembatan Holtekamp rampung

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe