TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Warga Morgo swadaya tambal jalan berlubang pakai semen
  • Minggu, 20 Januari 2019 — 17:49
  • 544x views

Warga Morgo swadaya tambal jalan berlubang pakai semen

Di sini banyak pejabat baik ASN, dan TNI/POLRI. Tapi jalan begini terus
Warga sedang menambal jalanan berlubang di jalan Trikora, kelurahan Morgo Nabire – Jubi/Titus Ruban.
Titus Ruban
[email protected]
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Nabire, Jubi – Jalanan berlubang di jalan Trikora Kelurahan Kota Lama Nabire ditambal dengan semen oleh warga setempat secara gotong royong. Diklaim sudah lebih 10 tahun tidak diperhatikan oleh pemerintah.

Menurut warga, jalan yang ditangani oleh pusat melalui APBN yang dikerjakan oleh Balai besar Bina Marga selalu mulus. Sebaliknya, jalan yang ditangani provinsi dan kabupaten
tidaklah semulus jalan Trans. Harus menunggu waktu puluhan tahun untuk dikerjakan.

Alfian Pandensolan, salah seorang pemuda mengatakan prihatin dengan jalan tersebut sebab sejak 2006, tidak diperhatikan. Jalan banyak yang berlubang.

“Jalan banyak yang lubang, ini sudah lebih 10 tahun,” ujarnya saat memperbaiki jalan berlubang. Sabtu malam (19/1/2019).

Menurutnya, inisiatif memperbaiki jalanan berlubang itu karena prihatin. Warga yang mengantar dan menjeput anak sekolah TK yang ada di kawasan jalan itu jadi terganggu.

“Saya prihatin, ada TK di situ, kalau pagi dan siang orang tua jemput anak mereka harus berhati hati. Harus saling mengalah dan minggir karena sebelahnya banyak lubang,” tuturnya.

Alfian lalu mendapatkan sumbangan tiga sak semen dari seorang ibu. Dia lalu mengkoordinir pemuda di kompleksnya. Mereka lalu mengambil pasar dan mengerjakan pada malam harinya, sebab jika di siang hari, jalanan ramai.

“Ada satu ibu kasih tiga sak semen, kami langsung ambil pasir dan kerja malam ini, karena siang biasa jalan ramai,” terangnya.

Seorang warga, sebut saja Andi, mengatakan prihatin dengan jalan yang ada di kompleksnya.

Pasalnya, Kelurahan Morgo sebagai Kota Tua dan cikal bakal kota Nabire. Tapi ruas jalan di sana sangat tidak diperhatikan.

Padahal menurut dia, banyak pejabat yang beralamatkan di Kelurahan Morgo ini.

“Morgo ini kota tua, makanya orang sering sebut kota lama. Di sini banyak pejabat baik ASN, dan TNI/POLRI, Ada Dandim, ada Kapolres,ada Asisten II Setda Nabire. Tapi jalan begini terus,” ujarnya. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Tahun 2019, Kementerian P3A fokus program Three Ends

Selanjutnya

Petugas Polair hajar supir truk

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe