TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Penerimaan pegawai Bank Papua, orang Marind tak diakomodir
  • Senin, 21 Januari 2019 — 17:14
  • 1692x views

Penerimaan pegawai Bank Papua, orang Marind tak diakomodir

“Kuota untuk orang Marind mana? Karena berdasarkan informasi yang saya dapat, tak ada satupun orang Papua diterima dalam seleksi yang dilakukan,” kata seorang intelektual Marind, Harry Ndiken, kepada sejumlah wartawan, Senin (21/1/2019).
Aktivitas yang sedang berlangsung di Bank Papua Cabang Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi – Penerimaan pegawai di Kantor Bank Papua Cabang Merauke disoroti. Karena dalam penerimaan, tak mengakomodir orang asli Papua terutama orang Marind yang nota bene sebagai pemilik negeri ini.

“Kuota untuk orang Marind mana? Karena berdasarkan informasi yang saya dapat, tak ada satupun orang Papua diterima dalam seleksi yang dilakukan,” kata seorang intelektual Marind, Harry Ndiken, kepada sejumlah wartawan, Senin (21/1/2019).

Dikatakan, rekrutmen yang dilakukan Bank Papua tak mencerminkan keberpihakan kepada orang asli Papua (OAP). Justru yang diterima adalah orang-orang non Papua. Ini menjadi suatu bentuk keprihatinan.

“Masa itu bank milik orang Papua tetapi lebih banyak bekerja adalah non Papua,” kritiknya.

Harry menegaskan proses pendaftaran telah selesai dilakukan dan  yang diterima sekitar belasan orang. Tetapi di situ tak ada satupun anak Marind. Olehnya, ia bersuara sekaligus meminta adanya kebijakan dilakukan.

“Saya menginginkan agar Bank Papua maju dan mempunyai reputasi baik serta berpihak kepada anak asli Papua,” pintanya.

Tentunya, jelas dia, pimpinan Bank Papua Cabang Merauke mempunyai referensi berapa kuota bagi orang asli Papua yang harus diterima. Jika 10 orang diterima, minimal limanya adalah anak Papua.

Diharapkan ada orang yang bekerja di Bank Papua adalah anak asli mulai dari belakang sampai di bagian teller.

“Semua orang bisa melihat sekarang kalau banyak karyawan di Bank Papua Cabang Merauke adalah orang non Papua,” katanya.

Kepala Bank Papua Cabang Merauke, Richard F Goszal, menyayangkan langkah dari Harry Ndiken yang memposting tulisan melalui media sosial yang telah dilihat dan dibaca berbagai kalangan.

“Kenapa harus melakukan seperti begitu. Kan anak dari Pak Harry juga bekerja di Bank Papua,” katanya.

Dijelaskan, penerimaan pegawai juga sesuai perintah dari manajemen kantor pusat di Jayapura.  

“Awalnya pengumuman hanya melalui salah satu media di Jayapura, namun setelah dipertimbangkan, akhirnya dipasang juga di dua media lokal, termasuk RRI agar semua orang di kampung mengetahui,” ungkapnya.

Selanjutnya, jelas dia, dalam proses penerimaan, menggunakan pihak ketiga. Itu dengan tujuan menjaga independensi Bank Papua. Lalu pengiriman lamaran melalui email. Tujuannya agar anak Papua yang sedang berada di luar daerah, bisa ikut melamar.

Ditambahkan, rekrutmen pegawai yang berlangsung sekarang bukan perekrutan umum atau pegawai kontrak tertentu. Ini adalah penerimaan khusus yakni pegawai analis maupun auditor yang memiliki kompetensi bagus.

“Manajemen tak menutup mata terhadap OAP dan komposisi penerimaan adalah 70 persen untuk orang Papua,” ujarnya.

“Memang kuota secara keseluruhan yang diterima adalah 100 orang. Sedangkan jumlah untuk di Bank Papua Cabang Merauke, belum diketahui. Karena itu adalah kewenangan managemen di pusat,” ujarnya.

Sejauh ini, jelas dia, dalam proses seleksi masih berlanjut dan belum dinyatakan final. (*)

loading...

Sebelumnya

Penyelundupan kura-kura moncong babi, oknum petugas Bandara Mopah diduga terlibat

Selanjutnya

Anggota DPR RI bangun rumah pintar bagi anak aibon

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe