TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Penjaga perdamaian PBB tewas dalam serangan di Afrika Barat
  • Senin, 21 Januari 2019 — 17:20
  • 319x views

Penjaga perdamaian PBB tewas dalam serangan di Afrika Barat

Laporan dari misi PBB negara Afrika Barat tersebut menyebutkan identitas para penyerang tidak segera diketahui.
Ilustrasi, pixabay.com
ANTARA
[email protected]
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Bamako, Jubi - Sepuluh penjaga keamanan PBB  dari Chad tewas, sedangkan sedikitnya 25 orang terluka saat memukul mundur penyerang bersenjata di dekat sebuah desa di sebelah utara Mali pada Minggu, (20/1/2019). Laporan dari misi PBB negara Afrika Barat tersebut menyebutkan identitas para penyerang tidak segera diketahui.

Penjaga perdamaian PBB dan pasukan Prancis yang ditempatkan di sebelah utara Mali memerangi kelompok ekstremis bersenjata lengkap yang dianggap mengancam keamanan di seluruh wilayah Sahel Afrika.

“Bentrokan di dekat Desa Aguelhok terjadi pada Minggu dini hari menyusul serangan yang dilakukan oleh penyerang di banyak kendaraan bersenjata,” tulis pernyataan misi penjaga perdamaian PBB di Mali.

PBB mengatakan bahwa penjaga perdamaian berhasil menggagalkan serangan tersebut namun menyebabkan 10 tewas dan sedikitnya 25 orang terluka.

Sekretaris Jenderal PBB kembali menegaskan bahwa tindakan semacam itu tidak akan mengurangi tekad PBB untuk terus mendukung rakyat dan pemerintah Mali yang berupaya menghadirkan perdamaian dan stabilitas di negara tersebut.

Kesepakatan damai 2015 yang ditandatangani pemerintah Mali dan kelompok separatis gagal mengakhiri kekerasan. Islamis juga melancarkan serangan terhadap sejumlah target utama di ibu kota, Bamako, dan di negara tetangga Burkina Faso dan Pantai Gading.

Pasukan Prancis ikut campur tangan di Mali pada 2013 untuk mengusir para pejuang yang membajak pemberontakan Tuareg setahun sebelumnya. Tercatat sekitar 4 ribu pasukan Prancis tetap berada di tempat itu.

Dewan Keamanan PBB kemudian mengerahkan penjaga perdamaian, yang menjadi target kampanye gerilya. (*)

loading...

Sebelumnya

Serikat pekerja Tunisia rencanakan pemogokan umum

Selanjutnya

Militan Kolombia bertanggung jawab bom mobil

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe