TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Kota Jayapura menuju perpustakaan berbasis digital
  • Senin, 21 Januari 2019 — 22:52
  • 604x views

Kota Jayapura menuju perpustakaan berbasis digital

"Bagi masyarakat yang ingin membaca buku datang ke kantor Dinas Perpustakaan. Kami juga gencar mensosialisasikan perpustakaan berbasis digital," ungkapnya.
Staf Dinas Perpustak Kearsipan Kota Jayapura sedang lakukan penginputan buku - Jubi/Ramah
Ramah
[email protected]
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Perpustakaan digital mengacu pada sistem informasi yang saling terdistribusi atau sistem informasi multimedia dalam jaringan.

"Persiapan perpustakaan umum ke arah perpustakaan digital diharapkan mampu melayani seluruh lapisan masyarakat sehingga tidak terjadi eksklusi sosial data berkembang inklusi sosial," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jayapura, Amos Solossa di kantor Walikota Jayapura, Senin (21/1/19.

Sehubungan dengan batasan perpustakaan umum yang bisa diakses masyarakat, saat ini pihaknya sedang melakukan penginputan buku agar bisa diakses masyarakat baik pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

"Untuk menghasilkan katalog, bibliografi, imdeks tercetak dan pangkalan data kami mulai melakukan pengkatalogan buku agar mudah diakses secara online sehingga bisa dinikmati masyarakat tanpa harus ke perpustakaan," ujarnya.

Agar pengkatalogan berjalan dengan lancar, menurutnya, dibutuhkan jaringan yang handal supaya ASTINet sehingga bisa diakses publik demi memajukan dunia pendidikan dan budaya membaca di Kota Jayapura.

"Bagi masyarakat yang ingin membaca buku datang ke kantor Dinas Perpustakaan. Kami juga gencar mensosialisasikan perpustakaan berbasis digital," ungkapnya.

Untuk bisa menjadi anggota di perpustakaan milik pemerintah Kota Jayapura, harus mendaftar terlebih dahulu dan langsung diberikan kartu keanggotaan tanpa batasan usia.

"Setiap warga yang sudah memiliki kartu anggota yang sah, berhak memanfaatkan layanan koleksi buku online yang kami siapkan. Untuk server dan komputer tidak ada masalah. Biaya untuk pengadaan server, komputer, printer dan perawatan dan fasilitas lainnya membutuhkan biaya Rp638 juta," ungkapnya.

Pantauan Jubi, jumlah pegawai di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Jayapura sedang melakukan penginputan buku, mulai dari buku pengetahun umum, teknologi dan lain-lain, yang dilakukan sejak 2016.

"Untuk e-katalog yang ada sekarang ini baru 2000 judul buku yang baru terinput. Untuk sementara 6000 judul buku dulu yang diinput. Saya belum bisa pastikan jumlah keseluruhan buku karena tahun ini masih ada bantuan buku yang baru masuk," katanya.

Sementara, seorang jurnalis salah satu media televisi di Kota Jayapura, Stella Lauw menilai perpustakaan digital sangat penting agar menumbuhkan budaya baca.

"Perpustakaan digital sangat diharapkan menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi semua orang tapi untuk mewujudkan itu butuh dukungan dari semua pihak secara khusus pemerintah agar gencar melakukan sosialisasi, terus berinovasi agar warga menjadi perpustakaan sebagai alternatif rekreasi," ujarnya.

Menurutnya, keuntungan dari perpustakaan digital karena bisa diakses kapan saja, dimanapun, selama masih terkoneksi dengan internet dan tidak perlu khawatir seperti buku robek, tercoret dan hilang.

"Perpustakaan digital juga menjadi sebuah sistem alternatif pencarian informasi bagi pemustaka mengenai penelusuran yang beragam," jelasnya.

Diakuinya, perpustakaan digital menunjang profesinya sebagai seorang jurnalis dalam mencari referensi tentang topik berita yang ingin diliput.

"Saya senang baca buku terutama buku yang berkaitan tentang cara pengambilan gambar yang baik sehingga saat ditayangkan enak ditonton," pungkasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Membangun toleransi di sekolah

Selanjutnya

Pendidikan di pinggiran, pemerintah kampung harus berperan

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe