TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Izin usaha toko Bintang Jaya tak bisa dicabut, Then Toni alihkan kepemilikan
  • Selasa, 22 Januari 2019 — 16:37
  • 1349x views

Izin usaha toko Bintang Jaya tak bisa dicabut, Then Toni alihkan kepemilikan

"Kalau untuk usaha miras, saya tidak tahu sampai kesana. Saya hanya ditawarkan untuk lanjutkan usaha toko ini, dengan peralihan kepemilikan usaha,” ujar Yusak.
Tim eksekusi dari BPM PTSP dan Satpol PP Kab.Manokwari saat tatap muka dengan Yusak, sang pemilik toko Bintang Jaya. Rencana eksekusi pencabutan SIU toko Bintang Jaya batal dilakukan karena pemiliknya sudah dialihkan dari Then Toni kepada Yusak. (Jubi/ Hans Arnold Kapisa).
Hans Kapisa
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Ketegasan Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari dalam pemberian sanksi pencabutan izin usaha toko elektronik Bintang Jaya di Manokwari sebagai efek jera seperti yang diharapkan publik, tidak dapat dilakukan.

Sejak 1 September 2018, Toko Elektronik Bintang Jaya bukan lagi milik Then Toni, tapi sudah dialih-milikkan kepada Yusak, rekannya sesama pengusaha.

Alih-alih eksekusi, pencabutan izin usaha Toko elektronik Bintang Jaya yang dilakukan hari ini oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMP PTSP) Kabupaten Manokwari bersama personel Satpol PP kandas, setelah Yusak menunjukkan surat perjanjian peralihan kepemilikan toko Bintang Jaya dari Then Toni kepadanya.

Yusak mengakui, bahwa Then Thoni sudah tidak lagi mengurus usaha toko Bintang Jaya karena aktivitasnya lebih banyak di Surabaya. Then Toni lalu menawarkan usaha toko tersebut kepada Yusak untuk dilanjutkan.

"Dia lebih banyak di Surabaya, jadi toko ini ditawarkan kepada saya untuk lanjutkan. Untuk peralihan kepemilikan usaha toko ini masih berproses,” ujarnya di Toko Bintang Jaya, Selasa (22/1/2019).

Yusak juga mengakui bahwa sama sekali tidak tahu tentang usaha minuman keras (miras) yang dijalankan oleh Then Toni selama ini. Dia hanya tahu sebatas kepemilikan toko Bintang Jaya.

"Kalau untuk usaha miras, saya tidak tahu sampai kesana. Saya hanya ditawarkan untuk lanjutkan usaha toko ini, dengan peralihan kepemilikan usaha,” ujar Yusak.

Sementara, Rita Oropa Sekretaris DPM PTSP Kabupaten Manokwari mengatakan bahwa Dinasnya belum menerima surat peralihan kepemilikan toko Bintang Jaya dari Then Toni kepada Yusak. Pihaknya juga baru tahu tentang hal itu ketika Yusak menunjukkan bukti surat peralihan kepemilikan dimaksud saat tim hendak melakukan eksekusi.

"Kami di Dinas belum terima permohonan peralihan kepemilikan usaha toko Bintang Jaya. Kami tadi baru ditunjukkan bukti suratnya, dan mereka masih memprosesnya. Jadi kami beri waktu secepatnya diselesaikan,” ujar Rita.

Rita juga mengatakan, Dinasnya berencana untuk mencabut Surat  Izin Usaha (SIU) toko Bintang Jaya bersama dengan CV. Bintang Jaya atas nama Then Toni.

“Kami berani cabut SIU dan tutup toko Bintang Jaya, tapi orangnya (Then Toni) tidak ada. Bahkan sejak September 2018 dia sudah tinggalkan usahanya, dia sudah alihkan ke Yusak,” katanya.

Meski dialihkan, kata Rita, nama toko ini tetap Bintang Jaya dan CV. Dia mengakui bahwa yang mengeluarkan  izin awalnya dari Dinas PTSP Kabupaten Manokwari. 

"Data yang ada di kita, terakhir toko Bintang Jaya masih tercatat  milik Then Toni. Kami sendiri tidak tahu ada kesepakatan pengalihan itu, karena belum ada laporan kepada kami. Untuk Kepastian tutup toko ini ada prosedurnya, saya sendiri tidak bisa jawab,” katanya lagi. 

Kasatpol PP Kabupaten Manokwari, Yusuf Kaikatui mengatakan, meski telah ada peralihan kepemilikan toko Bintang Jaya dari Then Toni kepada Yusak, namun secara resmi belum ada laporannya di Instansi terkait. Sehingga pihaknya meminta untuk menutup sementara aktivitas toko elektronik Bintang Jaya sampai semua urusan administrasinya selesai.

"Kami tidak bisa bertindak lebih, karena pihak kedua (Yusak) sementara memproses peralihan pemilik itu. Kita hanya bisa hentikan sementara sampai prosenya selesai. Untuk waktunya, saya juga tidak bisa pastikan, karena prosedurnya melalui Dinas PTSP dan Bupati yang akan mengambil keputusan,” ujarnya.

Catatan media ini, ketegasan Bupati Kabupaten Manokwari, Demas Paulus Mandacan tentang pencabutan izin usaha toko elektronik Bintang Jaya berkali-kali telah disampaikan. Kini rencana tersebut memasuki episode baru setelah diketahui bahwa Then Toni sudah mengalihkan usahanya tokonya kepada orang lain. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemprov Papua Barat belum pecat 59 ASN koruptor

Selanjutnya

Untuk keamanan, Telenggen akan diadili di Manokwari

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe