TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. ADK Rp 100 juta untuk ibu dan anak
  • Selasa, 22 Januari 2019 — 17:26
  • 308x views

ADK Rp 100 juta untuk ibu dan anak

Dalam rangka mendukung program prioritas Jayapura sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menganggarkan Alokasi Dana Kampung (ADK) sebesar Rp 100 juta setiap kampung untuk kepentingan ibu dan anak.
Ilustrasi makanan tambahan yang dibagi kepada siswa Sekolah Dasar - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Dalam rangka mendukung program prioritas Jayapura sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura menganggarkan Alokasi Dana Kampung (ADK) sebesar Rp 100 juta setiap kampung untuk kepentingan ibu dan anak.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan perhatian terhadap ibu dan anak merupakan hal penting yang harus dilaksanakan di setiap kampung, distrik, hingga kabupaten.

Menurutnya, melahirkan anak-anak yang cerdas dan mandiri di kemudian hari bukan dilakukan ketika anak tersebut sudah tumbuh dewasa. Tetapi diperhatikan sejak masih dalam kandungan ibunya, yang kita sebut seribu hari pertama kelahiran.

“Kerja ini akan dilakukan secara bersinergi oleh instansi teknis. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, dan instansi lain yang terkait,” ujar Bupati Awoitauw, di Sentani, Selasa (22/1/2019).

Dari sisi regulasi, kata Awoitauw, untuk pemanfaatan anggaran oleh pemerintah kampung akan disusun oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) dan disosialisasikan langsung kepada masyarakat.

“Anggaran Rp 100 juta kalau dilihat dari jumlahnya memang terlihat sangat besar. Tetapi pemanfaatannya masih sedikit. Tetapi anggaran ini akan dikelola secara bertahap untuk kepentingan ibu dan anak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPMK, Elisa Yarusabra, mengatakan arah kebijakan pimpinan daerah untuk 2019 jelas akan diakomodir. Selanjutnya dalam pengelolaan anggaran akan ada penambahan di masing-masing kampung.

“Kebijakan bupati tentang kabupaten layak anak jelas dimulai dari kampung layak anak. Oleh sebab itu regulasi yang nantinya digunakan untuk mengatur sistem keuangan di kampung sudah disiapkan dan tinggal disosilisasikan. Anggaran Rp 100 juta bagi ibu dan anak pembagiannya Rp 50 juta pemberdayaan perempuan, Rp 25 juta untuk posyandu, dan Rp 25 juta untuk pendidikan anak usia dini. Ini harus dialokasikan oleh pemerintah kampung,” ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

BPK serahkan laporan pemerikasaan dana ADD, BOS, dan PIP

Selanjutnya

Kampung adat dan kampung dinas berbeda

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe