TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Ekspor kayu mesti dilakukan langsung dari Papua
  • Selasa, 22 Januari 2019 — 17:58
  • 763x views

Ekspor kayu mesti dilakukan langsung dari Papua

Ia mengatakan, sesuai pasal 39 Undang-Undang (UU) Otsus Papua yang mengatur tentang perekonomian, pemanfaatan sumber daya alam dilakukan di Papua. 
Ilustrasi ekspor kayu dari pelabuhan Jayapura - Jubi. Dok
Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Legislator Papua, John NR Gobai ingin Pemprov Papua, DPR Papua, Pelindo dan pihak terkait lainnya agar ekspor kayu asal Papua tidak lagi dilakukan melalui daerah lain semisal Makassar, Sulawesi Selatan atau Surabaya, Jawa Timur, namun langsung dari pelabuhan yang ada di Papua, misalnya Jayapura ke negara tujuan. 

Ia telah menyampaikan itu saat bertemu Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), di kantor kementerian terkait, Senin (21/1/2019). 

Ia mengatakan, sesuai pasal 39 Undang-Undang (UU) Otsus Papua yang mengatur tentang perekonomian, pemanfaatan sumber daya alam dilakukan di Papua. 

"Artinya finishing untuk moulding, flooring kayu siap diekspor tidak perlu dibawa ke Makassar atau Surabaya. Pengusaha membangun industri itu di Papua. Termasuk datangkan Sucofindo ke Papua untuk mengecek mutu dan kualitas kayu yang akan diekspor," kata Gobai, Selasa (22/1/2019).

Menurutnya, jika perusahaan yang selama ini melakukan ekspor kayu tidak dapat mendirikan industri pengolahan di Papua, pelaku industri lokal yang menjadi mitra masyarakat diberikan izin mendirikan pabrik di Papua, sehingga finising kayu olahan itu dilakukan di Papua. 

"Setelah itu mereka bisa ekspor langsung dari pelabuhan Jayapura dan kewajiban pengusaha lokal itu, memberdayakan anak asli Papua agar beberapa tahun ke anak asli Papua juga sudah siap mengekspor kayu," ucapnya. 

Katanya, salah satu dampak positif yang didapat saat finising kayu olahan dan ekspor dilakukan langsung di Papua, adalah mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan terbukannya lapangan kerja untuk masyarakat Papua. 

Jika kayu dari Papua pengolahan finising dan ekspornya dilakukan di daerah lain lanjut Gobai, itu sama saja memberikan PAD untuk provinsi tersebut. 

Ia menilai selama ini kementerian sektoral seakan tidak paham benar UU Otsus Papua. Akibatnya, terkesan kewenangan yang tidak penting diberikan ke Papua, sementara kewenangan yang dapat hasilkan uang banyak ada pada kementerian sektoral di Jakarta.

"Para kepala dinas juga jangan hanya tahu kasi habis APBD minta DAK, tapi kembangkan sektor rill yang bisa datangkan PAD. Keberhasilan kepala dinas, kalau dinas yang dipimpinnya bisa menyumbang PAD besar kepada daerah," katanya. 

Beberapa waktu lalu Ketua Indonesia Sawmill Woods Asosiation (ISWA) Papua, Daniel Garden mengatakan, kendala pelaku industri pengolahan kayu di Papua lantaran belum adanya kantor Sucofindo dan Fumigasi di Kota Jayapura. 

"Ini yang sering kami hadapi, dan perlu menjadi perhatian pemerintah," kata Daniel Garden kala itu. 

Menurutnya, permintaan kayu ekspor di Papua sangat tinggi, namun sarana pendukung perizinan tak ada sehingga menyulitkan penjual kayu olahan ke luar negeri. 

"Kalau mau ekspor, kami harus datangkan Sucofindo dari Makassar dan Fumigasi dari Surabaya. Semua biaya kami pelaku usaha yang tanggung," ujarnya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Legislator: Ada konspirasi menghambat NSPK untuk Papua

Selanjutnya

ULMWP tuding Jonny Arung otak di balik peristiwa Nduga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe