TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Pelantikan Wabub Keerom masih tunggu SK Mendagri
  • Selasa, 22 Januari 2019 — 18:13
  • 550x views

Pelantikan Wabub Keerom masih tunggu SK Mendagri

Pak bupati harus bisa tenangkan masyarakat soal ini
Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen - Jubi/Dok
Alexander Loen
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi - Pemerintah Provinsi Papua belum bisa memastikan kapan pelantikan Wakil Bupati (Wabub) Keerom bisa dilaksanakan. Pasalnya, sampai hari ini SK Menteri Dalam Negeri terkait itu belum juga terbit.

"Sampai sekarang kami masih tunggu surat keputusannya dari Mendagri," kata Sekretaris Daerah Papua, Hery Dosinaen kepada wartawan, di Jayapura, Selasa (22/1/2019).

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Papua sudah meneruskan usulan calon Wabub ke Kemendagri. Ada dua nama yang diusulkan oleh partai pengusung.

"Jika SK-nya sudah keluar, sudah pasti Wabub Keerom akan segera dilantik," ujarnya.

Menanggapi itu, Sekda Hery Dosinaen mengimbau masyarakat Keerom, tidak mudah terprovokasi informasi yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

"Pak bupati harus bisa tenangkan masyarakat soal ini, berikan pemahaman yang baik kepada masyarakat," katanya.

Sebelumnya, masyarakat Keerom menggelar aksi damai di halaman kantor pemerintahan daerah setempat. Mereka menuntut kepastian pelantikan Wakil Bupati Keerom. Mereka palang jalan di depan gerbang kantor bupati dengan cara menimbun karang.

Asisten I Pemda Keerom Sucahyo Agung, di hadapan massa mengaku prihatin terkait dengan kekosongan jabatan wakil bupati. Sebab hal ini, kata ia, membuat banyak pekerjaan yang terbengkalai dan berdampak pada semua.

"Terkait ini, kami sarankan untuk mendorong kepada yang mempunyai kepentingan yaitu partai pengusung, mungkin nanti ada perwakilan yang akan dimediasi apabila berkenan, kalau informasi tadi SK sudah ada saya rasa sudah tidak ada alasan lagi untuk Gubernur melantik Wakil Bupati Keerom," kata Sucahyo.

"Tugas kami hanya sebatas mendengarkan penyampaian aspirasi saja, setelah itu kami akan laporkan kepada pimpinan, apabila masyarakat ingin melakukan pemalangan dimohon agar tidak mengganggu pelayanan masyarakat," sambungnya. (*)

 

 

 

loading...

Sebelumnya

20 hari, BPK periksa internal keuangan Pemprov

Selanjutnya

Tugas Kadis Kehutanan Papua kini diambil alih Plh

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe