TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Bibir pantai dan muara di Nabire penuh sampah
  • Selasa, 22 Januari 2019 — 18:41
  • 548x views

Bibir pantai dan muara di Nabire penuh sampah

Padahal ada Hiu Paus di Nabire yang merupakan kebanggaan kota ini
Tumpukan sampah di muara Kali Nabire – Jubi/Titus Ruban.
Titus Ruban
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Nabire, Jubi – Beberapa muara sungai dan di sepanjang bibir pantai di Nabire dipenuhi sampah.Diketahui, ada enam sungai yang membentang di kota Nabire.Kesemuanya berada di dalam kota yang padat penduduk.

Seorang penggiat lingkungan di kota Nabire, Bentot Yatipai, yang juga Ketua Komunitas Amoye, mengharapkan adanya tim khusus dari lintas instansi teknis untuk menangani sampah di kawasan itu tersebut.

“Saran sekaligus harapan saya kepada pemerintah untuk membentuk tim khusus dari lintas OPD, seperti DKP, DHL, DPU dan BPBD untuk menjaga garis pantai. Mulai dari Pantai Gedo hingga ke Kalibobo yang padat penduduk,” ujar Yatipai di Nabire, Selasa (22/1/2019).

Tim ini, Kata Yatipai, bertugas untuk menjaga dan mengontrol garis pantai, sehingga pantai selalu bersih. Menurut dia, Pantai Nabire sudah sangat tercemar dengan sampah yang kian hari semakin membludak.

Sampah – sampah itu diduga berasal dari sampah rumah tangga, ada plastik, bekas popok dan lainnya. “Jika tidak tangani laut kita akan tercemar, padahal ada Hiu Paus di Nabire yang merupakan kebanggaan kota ini,” ujarnya.

“Kalau ada tim yang mengontrol, tentu pantai selalu bersih, masyarakatnya juga nyaman. Selain itu ekosistem di laut tidak terganggu.saya ambil contoh, beberapa minggu lalu di Philipina. Ada Paus yang mati karena menelan sampah plastik,” terangnya.

Pantauan Jubi, banyaknya sampah – sampah tersebut adalah buangan yang dibawa arus bila datang banjir. Selain itu,ada juga sampah yang dihasilkan oleh penduduk yang bermukin dekat pantai. Seperti di belakang pasar Kalibobo Nabire yang sebagian sampahnya adalah ulah warga setempat.

Seorang warga, Demas Karubaba mengatakan sering menerima kiriman “paket” berupa sampah bila terjadi banjir dari Kali Nabire. Dan hampir di sepanjang pantai yang ada banyak penduduk, sampah sering ada.

“Kalau hujan dan banjir, sampah selalu datang dan sampai di halaman rumah dan jelas sepanjang pantai ini kalau ada hujan pasti sampah muncul,” ujar Demas, Warga RT 01 RW 01 Kelurahan Morgo Distrik Nabire ini. (*)

 

 

loading...

Sebelumnya

Sampah PKL di RTH Pantai Nabire belum dikelola baik

Selanjutnya

PKL di RTH Pantai Nabire timbulkan dampak sampah

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe