TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lembar Olahraga
  3. Inilah 13 calon pelatih PON Papua
  • Rabu, 23 Januari 2019 — 06:26
  • 540x views

Inilah 13 calon pelatih PON Papua

"Banyak yang mendaftar tetapi nanti sedikit yang terpilih. Kita berharap Asprov PSSI Papua dibawah kendali Benhur Tomi Mano bersama para anggota Exco memilih yang terbaik," katanya kepada Jubi.
Anggota Exco PSSI Papua dari kiri ke kanan Nico Dimo, Piter Kalakmabin dan Yustince Mebri – Jubi/Jean Bisay
Jean Bisay
[email protected]
Editor :
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Sampai batas waktu terakhir pendaftaran calon pelatih tim PON Papua yang ditentukan Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Papua, telah mendaftar sebanyak 13 orang.

"PSSI Papua memberikan batas waktu hingga Selasa, 22 Januari 2019 jam 24:00 waktu Papua, batas terakhir pendaftaran. Dan hingga Selasa sore mereka yang resmi mendaftar kepada PSSI Papua sebanyak 13 orang," kata anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Papua, Nico Dimo menjawab Jubi, Selasa, 22 Januari 2019 di Kantor KONI Papua.

Nico Dimo menjelaskan berdasar hasil rapat Exco PSSI Papua pada Sabtu (12/1/2019), dibuka serta diberikan waktu sepekan bagi para pelatih untuk mendaftar.

Langkah berikutnya dilakukan verifikasi data meiputi lisensi yang dimiliki masing-masing calon pelatih yang telah mendaftar.

Exco akan menilai track record (rekam jejak) selama yang bersangkutan atau pengalaman melatih tim-tim dalam jenjang kompetisi di Indonesia.

“Prestasi tiap pelatih selama menangani tim, termasuk dalam verifikasi yang dilakukan,” tambah anggota Exco lainya, Piter Kalakmabin.

Piter Kalakmabin yang juga manajer Persigubin Pegunungan Bintang, menilai dari sisi persiapan boleh dibilang sangat terlambat. Namun, ia optimis tim PON Papua bisa mempersembahkan medali emas, bila semua komponen mau bekerjasama.

Nico Dimo melanjutkan setelah verifikasi tahapan berikutnya adalah menyampaikan atau memaparkan program latihan dan target melatih tim PON Papua.

“Sepakbola merupakan primadona dan harga diri orang Papua, sebabnya Exco PSSI Papua ingin secepatnya menghadirkan pelatih tim PON Papua,” kata mantan kiper Persipura era tahun 80-an itu.

Yustince Mebri, anggota Exco perempuan yang selama ini dikenal sarat pengalaman bersama tim Galanita Papua menilai peran pelatih sangat besar dalam sebuah tim.

“Pelatih harus menjadi panutan. Bisa menjadi orang tua, tapi juga menjadi teman dan pendengar setia. Tentu kami akan memilih figur terbaik demi mewujudkan target medali emas,” katanya.

"Apabila dalam perjalanan. katakan tim tidak mencapai hasil yang kita inginkan bersama, Asprov PSSI Papua berhak mengganti,” ujarnya.

Mantan kapten tim PON XIII Irian Jaya, Ferdinand Fairyo atau biasa akrab dipanggil Nando berpendapat ke-13 calon pelatih yang sudah resmi mendaftar tentu adalah figur yang sangat siap bekerja demi mempersembahkan medali emas buat Papua.

"Banyak yang mendaftar tetapi nanti sedikit yang terpilih. Kita berharap Asprov PSSI Papua dibawah kendali Benhur Tomi Mano bersama para anggota Exco memilih yang terbaik," katanya kepada Jubi.

Semangat dan ambisi PSSI Papua mengunci tiga medali emas pada PON XX tahun 2020 di rumah sendiri dari cabang prestise yakni sepak bola putra, sepak bola putri atau Galanita dan futsal harus bisa terwujud.

"Untuk mencapai tujuan itu Asprov PSSI Papua harus sehati bekerja dengan bijaksana. Tidak boleh mengenal istilah titipan, tempelan, keluarga, kerabat atau faktor suka dan tidak suka, dalam memilih pelatih tim PON Papua," tegasnya.

Inilah 13 nama calon pelatih yang bersaing merebut jabatan nahkoda tim PON Papua.  Mial Babeleta Armand, Eduard Ivakdalam, Priagung Dani Atmojo, Lies Pepuho, Toushka Oktafia Stevelien Iba.

Thomas Alfa Edison Madjar, Frangky Samay, Junus Robert Bano, Litasaplitawari Tuasikal, M. Jafar Tuasikal, Amnis Kogoya, Hanafing dan Daniel Womsiwor. (*)

loading...

Sebelumnya

Asnab FC raih juara 3 Danlantamal Cup ke IV

Selanjutnya

Kepergian Prisca Womsiwor, BTM: Ini kurang elok

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe