TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Selain dimiliki pemudi asli Papua, kafe ini tawarkan menu berbahan pangan lokal
  • Rabu, 23 Januari 2019 — 11:14
  • 1213x views

Selain dimiliki pemudi asli Papua, kafe ini tawarkan menu berbahan pangan lokal

"Selama ini kafe hanya menyediakan blue baliem arabika kopi original asli Wamena namun untuk di tahun 2019 saya tambah dengan menu baru yaitu kue cake dengan rasa kopi, buah merah dan pisang," katanya, Rabu (23/1/2019).
Rosanti Gombo pemilik Leaf Banana Cafe saat menunjukan kue cake rasa buah merah - Jubi/Ist
Agus Pabika
[email protected]
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Leaf Banana Cafe yang berada di Jalan Baru Skyline, kota Jayapura kini hadir dengan menu baru. Tidak hanya menyediakan kopi blue baliem arabika, cafe ini juga menyediakan aneka menu lainnya yang dapat menggugah selera dengan panganan lokal khas Papua.

Rosanti Gombo, pemilik Banana Cafe mengatakan meskipun usaha ini dijalankan seorang diri dengan banyak kendala dihadapi, namun bermodalkan percaya diri, usahanya bisa berjalan dengan maksimal.

"Selama ini kafe hanya menyediakan blue baliem arabika kopi original asli Wamena namun untuk di tahun 2019 saya tambah dengan menu baru yaitu kue cake dengan rasa kopi, buah merah dan pisang," katanya, Rabu (23/1/2019).

Lanjut Santi pangilan akrabnya, dengan modal usaha Rp500 ribu, menu barunya banyak diminati oleh pengunjung cafe.

"Harga kue cake Rp100 ribu dan kalau ada yang pesan untuk diantar kami tambah ongkos kirim jadi Rp110 ribu kepada pelanggan dan biasa mereka pesan melalui pesan WhatsApp ," katanya.

Ia menlanjutkan, selama menjalankan usaha di Banana Cafe banyak kendala yang dihadapi, seperti kurangnya modal untuk mengembangkan usaha.

"Kadang saya sering diremehkan, mungkin karena saya seorang perempuan, teman-teman menjauh dan juga keluarga masih ragu-ragu apakah saya serius atau tidak dalam menjalankan usaha," kata Santi.

Sementara itu, Jerry satu diantara pengunjung Banana Cafe berharap, usaha giat yang dilakukan oleh pemuda dan pemudi asli Papua seperti ini perlu diperhatikan serius dan didukung oleh pemerintah, terutama Kamar Adat Pengusaha (KAP) Papua sebagai representasi untuk membangkitkan ekonomi Papua melalui usaha milik pemuda-pemudi Papua.

"Hal seperti ini perlu didukung bersama agar mereka tidak minder dengan usaha yang dijalankan warga non Papua di tanah Papua. Dukungan moral maupun finansial sangat diperlukan agar membangkitkan semangat mereka dalam berusaha," harapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Pelaku UMKM orang asli Papua terus tumbuh

Selanjutnya

Stok sayur di pasar Pharaa mulai normal, harga masih mahal

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe