Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Aksi penusukan tentara Israel, tewaskan lebih banyak warga Palestina
  • Rabu, 21 September 2016 — 12:59
  • 418x views

Aksi penusukan tentara Israel, tewaskan lebih banyak warga Palestina

Sejak Oktober tahun lalu, setidaknya 218 warga Palestina tewas dalam insiden kekerasan di Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza. Dari total angka tersebut, sebanyak 147 di antaranya teridentifikasi sebagai pelaku serangan pisau sementara yang lain tewas saat menggelar unjuk rasa
Ilustrasi aksi mantan tentara Israel asal Ukraina: “Saya Yahudi, dan saya ingin Israel stop membunuh orang Palestina” - alray.ps
Editor :
LipSus
Features |
Rabu, 19 Desember 2018 | 06:43 WP
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Hebron, Jubi - Seorang warga Palestina tewas ditembak saat hendak menusuk tentara Israel di sebuah pos pemeriksaan Tepi Barat, Selasa (20/9/2016), demikian pernyataan pihak militer Israel.

Insiden itu terjadi di pintu masuk Bani Na'im, sebuah desa di sebelah barat Hebron yang dalam beberapa bulan terakhir diperketat keamanannya oleh pasukan Israel akibat munculnya gelombang serangan serupa dari wilayah pemukiman Palestina.

Pihak militer menceritakan korban saat itu hendak mendekati sebuah pos pemeriksaan dengan sebuah pisau dan berupaya menusuk seorang tentara.

"Merespon ancaman langsung tersebut, tentara kami menembak pelaku sehingga tewas," kata mereka dalam pernyataan tertulis.

Kementerian Kesehatan Palestina membenarkan matinya seroang warga namun tidak menerangkan lebih jauh sejumlah rincian lain seperti nama maupun umur korban.

Peristiwa penusukan dan serangan-serangan lain, oleh warga Palestina dengan target anggota keamanan Israel, baru-baru ini terus meningkat menjelang perayaan tahun baru Yahudi dan peringatan gelombang kekerasan yang terjadi pada Oktober tahun lalu.

Sejak Oktober tahun lalu, setidaknya 218 warga Palestina tewas dalam insiden kekerasan di Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Jalur Gaza. Dari total angka tersebut, sebanyak 147 di antaranya teridentifikasi sebagai pelaku serangan pisau sementara yang lain tewas saat menggelar unjuk rasa.

Para pelaku serangan itu, yang sebagian besar beraksi sendirian dengan senjata seadanya, telah menewaskan setidaknya 33 warga Israel dan dua orang warga Amerika Serikat dalam periode yang sama.

Pemerintah Palestina menuding Israel telah menggunakan kekerasan yang berlebihan dalam merespon gelombang serangan pisau. Beberapa di antara para korban sama sekali tidak membawa senjata dan tidak berniat menyerang siapapun.(*)

loading...

#

Sebelumnya

Pertanian berkelanjutan akan hapus kelaparan dan kemiskinan di Afrika

Selanjutnya

Tiongkok incar harta gelap, buru tersangka korupsi

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23634x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19267x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15697x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12769x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe