Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. 50 Orang ikut Peningkatan Mutu PTK Di Nabire
  • Kamis, 08 Desember 2016 — 20:19
  • 917x views

50 Orang ikut Peningkatan Mutu PTK Di Nabire

“Para Tutor atau tenaga pendidik diundang untuk dibekali selama lima hari. Mereka akan mengajar masyarakat yang buta aksara (belum bisa membaca, menulis , menghitung). Juga akan diberikan pembekalan membina, memdidik, memberikan metode-metode pembelajaran , psokoligi orang dewasa,” jelasnya.
Peserta Pelatihan Peningkatan Mutu TPK sedang mengikuti materi - Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:37 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 17:24 WP
Features |
Senin, 10 Desember 2018 | 08:58 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Nabire, Jubi – sebanyak 50 orang dari Sembilan kabupaten mengikuti peningkatan mutu Pendidikan Tenaga Kependidikan (PTK) Keaksaraan Kabupaten Gerbangmas Hasrat Papua wilayah II di Nabire.

Kesembilan Kabupaten antara lain, Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen, Waropen, Paniai, Deyai, Dogiyai, Intan Jaya dan Nabire. Pelaksanaan dilaksanakan sejak 7 hingga 10 Desember di Hotel Mahavira II Nabire.

Kepala Bidang Pendidikan Non Formal Informal (PNFI) Diknas Nabire, Viktor Tebai  mengatakan kegiatan tersebut merupakan kelanjutan program Gubernur Papua tentang Gerbangmas Hasrat Papua dalam bidang Non Formal Informal.

“Para Tutor atau tenaga pendidik diundang untuk dibekali selama lima hari. Mereka akan mengajar masyarakat yang buta aksara (belum bisa membaca, menulis , menghitung). Juga akan  diberikan pembekalan membina, memdidik, memberikan metode-metode pembelajaran , psokoligi orang dewasa,” jelasnya.

Para peserta yang nantinya akan menjadi tutor berasal dari berbagai kalangan seperti guru, pendeta, pekerja LSM, serta masyarakat yang dengan suka rela dan dianggap mampu untuk mendidik mereka yang buta aksara.

“Saya berharap tenaga pendidik ini bisa mengikuti kegiatan dengan baik sehingga memberikan bekal yang cukup untuk diterapkan nantinya agar  apa yang diajarkannya muda di tangkap oleh para buta aksara,” katanya.

Ditempat yang sama, staf bidang pendidikan masyarakat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua, Editha Rumbekwan mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan untuk mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidik dan tenaga kependidikan keaksaraan di kabupaten.

“Kami ingin tingkatkan kemampuan penduduk buta aksara usia 15 tahun ke atas serta memperluas akses penyelenggaraan pendidikan keaksaraan bagi orang dewasa,” katanya.(*)

loading...

Sebelumnya

Sering batalkan tiket, Wings Air dilarang beroperasi di Nabire

Selanjutnya

DPRD minta Pemkab Nabire tambah anggaran pemberantasan malaria

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Kamis, 06 Desember 2018 WP | 34049x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 18831x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 17614x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe