TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Warga Sentani kesulitan mendapatkan minyak tanah
  • Rabu, 14 Desember 2016 — 09:59
  • 897x views

Warga Sentani kesulitan mendapatkan minyak tanah

“Beberapa hari yang lalu, banyak sekali yang jual minyak tanah disini. Sekarang semuanya mengatakan stok minyak tanah sudah habis,” kata Siska ketika ditemui Jubi di Sentani, Selasa (13/12/2016).
Warga sekitar kawasan Pasar Baru Sentani ketika sedang antre membeli mintak tanah – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
[email protected]
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Kamis, 31 Januari 2019 | 11:00 WP
Features |
Rabu, 30 Januari 2019 | 10:08 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Sentani, Jubi – Memasuki bulan Desember atau menjelang perayaan natal, 25 Desember 2016 warga Sentani, Jayapura mengaku kesulitan untuk mendapatkan minyak tanah.

Warga sekitar kawasan Pasar Baru Sentani, Siska mengatakan, biasanya minyak bisa dengan mudah dibeli di stan-stan yang menjual bensin eceran di tepi jalan Pasar Baru. Namun sejak beberapa hari terakhir banyak warga yang malah kesulitan mencari mintak untuk keperluan sehari-hari.

“Beberapa hari yang lalu, banyak sekali yang jual minyak tanah disini. Sekarang semuanya mengatakan stok minyak tanah sudah habis,” kata Siska ketika ditemui Jubi di Sentani, Selasa (13/12/2016).

Maka dari itu, ia meminta agar stok minyak ditambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, apalagi memasuki perayaan natal dan tahun baru 2017.

“Sekarang kita yang tiap hari memasak dengan menggunakan kompor kesusahan mencari minyak tanah. Seharusnya memasuki waktu-waktu seperti ini tidak boleh bahan tersebut habis. Kalau mahal, itu masih masuk akal karena tidak mungkin minyak tanah mau naik seratus kali lipat dari harga normal,” katanya.

Secara terpisah, Udin, penjual minyak eceran di sekitar Pasar Baru mengatakan, sudah tiga hari belum mendapat stok minyak tanah dari agennya.

“Biasanya seminggu sekali saya stor hasil jualan minyak tanah, lalu mendapat jatah 50 liter lagi untuk dijual. Ini sudah tiga hari saya ke agen katanya minyak belum masuk. Terpaksa, saya hanya menjual bensin saja,” kata Udin. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkot diminta perhatikan izin membangun di daerah rawan banjir

Selanjutnya

Usai wali kota, Tomi Mano ingin jadi Gubernur Papua

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe