Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sumatera
  3. Ratusan nasabah BMT unjukrasa
  • Kamis, 05 Januari 2017 — 14:30
  • 673x views

Ratusan nasabah BMT unjukrasa

Ratusan nasabah Baitul Mal Tanwil Amanah Sentosa Abadi (BMT ASA) di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Kamis, berunjuk rasa ke Pemkab Lampung Timur menuntut pengembalian dana mereka yang disimpan di BMT tersebut.
Ilustrasi. Ratusan nasabah BMT minta pengembalian dana. –tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Selasa, 18 Desember 2018 | 16:32 WP
Features |
Senin, 17 Desember 2018 | 13:10 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
banner

Portal Berita Tanah Papua No. 1 | Jubi ,

Lampung Timur, Jubi – Ratusan nasabah Baitul Mal Tanwil Amanah Sentosa Abadi (BMT ASA) di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Kamis, berunjuk rasa ke Pemkab Lampung Timur menuntut pengembalian dana mereka yang disimpan di BMT tersebut.

Mereka menyebutkan jumlah uang nasabah yang harus dibayarkan oleh BMT ASA sebesar Rp3 miliar. Ratusan pengunjuk rasa itu menggelar aksi sejak pukul 11.03 WIB, dan mereka bergerak dari Lapangan Brimob dekat kompleks kantor Pemkab Lampung Timur di Sukadana.

Demo yang digelar nasabah BMT ASA ini mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja setempat. Aksi unjuk rasa itu sempat dihentikan pihak keamanan setempat di jalan depan Kantor Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumen Daerah Lampung Timur. Semula para pengunjuk rasa itu akan menggelar orasi di depan kantor bupati Lampung Timur.

Para nasabah BMT ASA itu membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan kepada Pemkab Lampung Timur agar meminta pengurus BMT ASA segera membayarkan uang mereka yang disimpan di BMT itu. Selain membawa spanduk, pengunjuk rasa juga membawa keranda mayat bertutup kain kafan sebagai simbol matinya tugas pemkab setempat dalam merespons masalah mereka.

Keranda mayat ini bertuliskan "Dengan terbunuhnya ekonomi rakyat Lamtim oleh BMT ASA, maka Pemda Lamtim harus bertanggungjawab".

Sejumlah tuntutan yang disuarakan oleh salah seorang pengunjuk rasa melalui pengeras suara meminta Pemkab Lampung Timur melalui Dinas Koperasi setempat bertanggungjawab karena mereka menganggap instansi tersebut bertanggungjawab atas dikeluarkan izin BMT ASA.

"Kami menuntut hak kami, masalah ini sudah berlarut-larut dan Pemkab Lampung Timur belum bisa menyelesaikannya," kata salah satu pengunjuk rasa dalam orasinya.

Menurut pengunjuk rasa itu, BMT ASA yang berlokasi di Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur bangkrut dan hingga saat ini belum menyelesaikan tanggungjawabnya membayarkan uang yang disimpan para nasabah di BMT itu.

 (*)

loading...

Sebelumnya

2017, penjual harapkan Pasar Pharaa Sentani selesai

Selanjutnya

Ribuan rumah di Pesisir Selatan terendam banjir

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 23515x views
Polhukam |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 19192x views
Lingkungan |— Minggu, 09 Desember 2018 WP | 15652x views
Meepago |— Rabu, 12 Desember 2018 WP | 12721x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe